Peningkatan Kemampuan Bermain Drama Melalui Model Pembelajaran Role Playing Di Sdn 3 Margoyoso Jepara

ILMI, NARISA (2015) Peningkatan Kemampuan Bermain Drama Melalui Model Pembelajaran Role Playing Di Sdn 3 Margoyoso Jepara. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (711kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (116kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (202kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (456kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (222kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (119kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (85kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (6MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Kemampuan siswa dalam bermain drama masih rendah. Hasil wawancara antara peneliti dengan guru kelas V SD Negeri 3 Margoyoso diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam bermain drama masih rendah. Penyebab rendahnya kemampuan bermain drama adalah siswa kurang menguasai bahasa Indonesia dengan baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kemampuan bermain drama siswa kelas V SD Negeri 3 Margoyoso? Tujuan penelitian ini adalah aktivitas siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kemampuan bermain drama siswa kelas V SD Negeri 3 Margoyoso kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara dapat meningkat dengan diterapkannya model Role Palying. Kemampuan bermain drama adalah suatu kemampuan seseorang untuk bermain drama dengan mengedepankan keterampilan berbicaranya, yang dinilai dari lima aspek yaitu kesesuaian dialog dengan isi drama, kejelasan lafal, ketepatan intonasi, ekspresi, dan penghayatan. Model pembelajaran Role Playing adalah model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan peran seperti yang terdapat kehidupan bermasyarakat melalui imajinasi siswa itu sendiri. Hipotesis tindakan yang diajukan adalah penerapan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kemampuan bermain dama pada siswa kelas V SD Negeri 3 Margoyoso kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara. Penelitian ini didesain dalam bentuk PTK yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Margoyoso dengan subjek penelitian 36 siswa dan guru kelas V yang berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Role Playing dan variabel terikatnya adalah kemampuan bermain drama. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah teknik tes, yaitu tes unjuk kerja dan tes tertulis, juga teknik nontes yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti memperoleh data dengan melakukan analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kemampuan bermain drama siswa. Hal ini dapat dilihat dari terpenuhinya indikator keberhasilan sebagai berikut. (1) Aktivitas belajar siswa pada siklus I ke siklus II meningkat dari persentase 69% dengan kualifikasi “tinggi” menjadi 87% dengan kualifikasi “sangat tinggi”, (2) Peningkatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I ke siklus II meningkat dari persentase 76% dengan kualifikasi “tinggi” menjadi 89% dengan kualifikasi “sangat tinggi”, (3) Kemampuan bermain drama siswa juga meningkat pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 74 dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83. Ketuntasan belajar siswa secara klasikal juga mengalami peningkatan pada siklus I ketuntasan belajar siswa sebesar 72% untuk 26 siswa yang tuntas dari 36 siswa dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 97% untuk 35 siswa yang tuntas dari 36 siswa. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan kemampuan bermain drama pada siswa kelas V SD Negeri 3 Margoyoso tahun pelajaran 2013/ 2014. Saran kepada siswa yaitu siswa hendaknya lebih aktif dalam pembelajaran baik mata pelajaran bahasa Indonesia maupun pada mata pelajaran lainnya, tidak perlu malu dan ragu dalam menjawab pertanyaan dari guru dan pada saat memberi tanggapan, serta memiliki sifat kerjasama antarkelompok. Saran kepada guru yaitu guru hendaknya menggunakan model pembelajaran yang lebih bervariasi, menjadi fasilitator, dan motivator dalam pembelajaran. Saran kepada sekolah yaitu sekolah hendaknya melengkapi sarana dan prasarana pendukung kegiatan pembelajaran, serta memberikan kesempatan kepada semua guru untuk mengikuti berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kreativitas guru.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing :Dr. Murtono, M.Pd.
Uncontrolled Keywords: Bermain Drama, Role Playing
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 25 Mar 2015 03:21
Last Modified: 25 Mar 2015 03:21
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4358

Actions (login required)

View Item View Item