Penerapan Model Konseling Behavioristik Untuk Mengatasi Kenakalan Anak Kelas V Sd Negerikayuapu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015

NINGTYAS, RATNA KUSUMA (2015) Penerapan Model Konseling Behavioristik Untuk Mengatasi Kenakalan Anak Kelas V Sd Negerikayuapu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (885kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (315kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (348kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (331kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (374kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (274kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (258kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (99kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena Kenakalam Anak di tingkat Sekolah Dasar terutama di SD Negeri Kayuapu Kudus pada siswa kelas V dan memerlukan penanganan khusus dan mendalam salah satunya melalui konseling dengan model behavioristik.Kenakalan yang terjadi dimulai dari seringnya tidak memperhatikan guru pada saat kegiatan belajar berlangsung, sering tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru/PR, sering tidak membawa buku sesuai jadwal, dan sering mengganggu teman pada saat KBM maupun pada jam istirahat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Apa sajakah faktor-faktor penyebab kenakalan anak kelas V SD Negeri Kayuapu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015 ? 2) Apakah penerapan model konseling behavioristik dapat mengatasi kenakalan anak kelas V SD Negeri Kayuapu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015 ?. Tujuan penelitian untuk: 1) mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kenakalan anak kelas V SD Negeri Kayuapu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. 2) menetahui efektifitas pendekatan model konseling behavioristik untuk mengatasi kenakalan anak kelas V SD Negeri Kayuapu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Manfaat penelitian adalah : 1. Manfaat Teoritis: Secara teoretis dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi peneliti sejenis atau sebagai salah satu bahan pustaka dalam rangka pengembangan ilmu Bimbingan dan Konseling khususnya masalah kenakalan anak pada siswa SD Negeri Kayuapu Kudus. 2. Manfaat Praktis : 1). Bagi Kepala Sekolahdapat digunakan sebagaikontribusi dalam menentukan kebijakan dalam rangka meningkatkan mutu bimbingan dan konseling, selain itu dapat membantu Kepala Sekolah dalam menanggulangi dan memahami anak-anak nakal di sekolah. 2). Bagi Guru Kelas dapat menambah pengetahuan dan melaksanakan bimbingan di sekolah terkait dengan masalah kenakalan anak dan mencegah kenakalan anak. 3). Bagi Orang Tua Siswa dapat memberikan pemahaman dalam membimbing anaknya tentang berperilaku yang baik dan sopan dimanapun. 4). Bagi Siswa dapat menjadi individu yang bertanggung jawab dan menghargai teman, serta memiliki sikap pengendalian diri yang baik sehingga siswa mau mendengarkan guru dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh ibu guru. Kenakalan anakadalah perbuatan atau tingkah laku melanggar aturan yang terjadi di SD N Kayuapu kudus sangat merugikan baik bagi teman-temannya maupun pelaku sendiri. Bagi teman-teman,prestasi yang diperoleh menurun dan kurang baik sehingga dapat mempengaruhi perkembangannya dalam mata pelajaran. Bagi pelaku jika tingkah lakunya yang maladaptifdibiarkan terus menerus akan mempengaruhi perkembangannya kelak terutama dalam prestasi dan bersosialisasi dengan teman sebayanya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode wawancara, metode observasi, metode dukumentasi, dan kunjungan rumah.Behaviorisme adalah suatu pandangan ilmiah tentang tingkah lakumanusia. Dalil dasarnya adalah bahwa tingkah laku itu tertib dan bahwaeksperimen yang dikendalikan dengan cermat akan menyingkapkan hukum-hukum yang mengendalikan tingkah laku. Behaviorisme ditandai oleh sikapmembatasi metode-metode dan prosedur-prosedur pada data yang dapat diamati. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan kunjungan rumah sebelum konseling, NAS dan PN sangat sering sekali mengganggu teman-temannya di kelas dan tidak mendengarkan penjelasan guru pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung sehingga perlu penanganan yang segera dan tepat.Setelah diberikan konseling behavioristik dengan menggunakan teknik pengkondisian aversi, NAS dan PN sudah mulai berangsur-angsur menghilangkan perilaku nakalnya terhadap teman-temannya di kelas. Hal ini menunjukkan bahwa konseling behavioristik dapat mengatasi kenakalan anak pada siswa kelas V SD Negeri Kayuapu Kudus. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model konseling behavioristik dapat mengatasi kenakalan anak kelas V SD Negeri Kayuapu Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Dengan demikian asumsi penelitian yang diajukan dapat diterima karena telah teruji kebenarannya. Saran hasil penelitian: 1) Kepada kepala sekolah. 2) Kepada guru kelas. 3) Kepada orang tua.4) Untuk Siswa-siswi SD N Kayuapu Kudus.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: pembimbing :Drs. Masturi, MM.
Uncontrolled Keywords: Konseling Behavioristik, Kenakalan Anak
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Mar 2015 07:54
Last Modified: 30 Mar 2015 07:54
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4383

Actions (login required)

View Item View Item