Meningkatkan Perilaku Asertif Terhadap Ajakan Berperilaku Negatif Siswa Melalui Konseling Behavioristik Dengan Teknik Stimulus Control Smp Satap N 1 Poncomulyo Tahun Pelajaran 2014/ 2015

SANTIKO, TOMY (2015) Meningkatkan Perilaku Asertif Terhadap Ajakan Berperilaku Negatif Siswa Melalui Konseling Behavioristik Dengan Teknik Stimulus Control Smp Satap N 1 Poncomulyo Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (382kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (106kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (233kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (180kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (365kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (184kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (120kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (157kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Dalam melakukan penelitian di SMP Satu Atap N 1 Poncomulyo Pati kelas VIII ada 3 siswa yang memiliki Perilaku asertif yang rendah. Guru Bimbingan dan Konseling disana mengatakan jika anak didik kita ada yang memiliki Perilaku asertif yang rendah, Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan: “ Apakah layanan konseling behavioristik teknik stimulus control efektif untuk meningkatkan perilaku asertif terhadap ajakan berperilaku negatif siswa pada siswa kelas VIII SMP Satu Atap N 1 Poncomulyo Pati Tahun Ajaran 2014/2015 ? tujuan penelitian ini untuk meningkatkan perilaku asertif terhadap ajakan berperilaku negatif melalui konseling behavioristik dengan teknik stimulus control pada siswa kelas VIII SMP Satu Atap N 1 Poncomulyo Pati Tahun Ajaran 2014/2015 Perilaku Asertif rendah tentunya merupakan masalah yang serius harus mendapatkan pelayanan khusus. Agar penyelesaian masalah tersebut sesuai dengan yang diharapkan maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan memberikan penerapan teknik stimulus control. Dengan teknik stimulus control, siswa yang memiliki perilaku asertif rendah dituntut aktif selama proses terapi, sehingga siswa mampu mengontrol, mengendalikan dan merubah perilaku tersebut menjadi perilaku yang lebih baik. Jenis penelitian ini Studi Kasus termasuk penelitian kualitatif yang dilakukan secara terperinci dan mendalam terhadap suatu gejala tertentu, sehingga tingkat perkembangan tingkah laku individu dapat dipahami melalui fase-fase terhadap semua siswa kelas VIII SMP Satu Atap N 1 Poncomulyo Pati Tahun Pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah 3 (tiga) siswa kelas VIII yang tercatat sebagai siswa yang memiliki perilaku asertif rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1. Wawancara, 2. Observasi, 3. Dokumentasi, dan 4. Kunjungan Rumah. Hasil penelitian 1. Konseli I (SK) datang disekolah tidak tepat waktu, tidak disiplin masuk sekolah, tidak menggunakan kelengkapan seragan sekolah, disebabkan oleh kurangnya kesadaran diri, tidak mempunyai kontrol diri serta kurang adanya perhatian dari orang tua. Setelah dilakukan penerapan teknik stimulus control konseli dapat menunjukkan perubahan menjadi datang sekolah tepat waktu, disiplin masuk sekolah, menggunakan kelengkapan seragam sekolah, menigkatnya kesadaran serta kontrol diri yang lebih baik. 2. Konseli II (MJ) Siswa datang ke sekolah tidak tepat waktu, tidak disiplin masuk sekolah, Siswa tidak berinteraksi baik dengan teman di kelas disebabkan oleh kurangnya kesadaran diri, tidak mempunyai kontrol diri, kurang mendapat perhatian dari orang tua. Setelah dilakukan penerapan teknik stimulus control konseli dapat menunjukkan perubahan menjadi datang sekolah tepat waktu, disiplin masuk sekolah, berinteraksi baik dengan teman, meningkatnya kesadaran serta kontrol diri yang lebih baik. 3. Konseli III (UA) Siswa tidak disiplin masuk sekolah, siswa tidak memiliki kesadaran terhadap hak dan tanggung jawab disebabkan oleh kurangnya kesadaran diri, tidak mempunyai kontrol diri, mudah terpengaruh ajakan teman yang berperilaku negatif dan kurang adanya perhatian dari orang tua dan motivasi diri. Setelah dilakukan penerapan teknik stimulus control konseli dapat menunjukkan perubahan menjadi disiplin masuk sekolah, memiliki kesadaran terhadap hak dan tanggung jawab, meningkatnya kesadaran diri klien dan kontrol diri yang lebih baik. Penerapan konseling behavioristik teknik stimulus control efektif meningkatkan perilaku asertif (SK, MJ, UA) bagi kepala sekolah untuk mengadakan pertemuan periodik dengan konselor sekolah, guru wali kelas dan guru mata pelajaran untuk membahas masalah perilaku asertif serta perkembangan siswa di kelas. Kepada konselor sekolah menindak lanjuti apa yang sudah dilakukan oleh peneliti. Kepada guru wali kelas sebaiknya bisa menggunakan hasil penemuan peneliti untuk lebih memperhatikan dan mengenali permasalahan-permasalahan siswa secara lebih mendalam. Kepada peneliti selanjutnya hendaknya menindaklanjuti penelitian ini dengan berpijak pada hasil/temuan yang telah diperoleh dalam penelitian ini.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing :Drs. Sunardi, M.Pd.
Uncontrolled Keywords: Perilaku Asertif, Konseling Behavioristik Teknik Stimulus control
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Mar 2015 09:06
Last Modified: 30 Mar 2015 09:06
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4387

Actions (login required)

View Item View Item