Penerapan Konseling Gestalt Dengan Teknik Kursi Kosong Untuk Mengatasi Siswa Terisolir Pada Siswa Kelas Viii Smp 1 Bae Tahun Pelajaran 2013/2014

LESTARI, ENDANG SRI (2015) Penerapan Konseling Gestalt Dengan Teknik Kursi Kosong Untuk Mengatasi Siswa Terisolir Pada Siswa Kelas Viii Smp 1 Bae Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (352kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (126kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (224kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (207kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (255kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (136kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (119kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (115kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (545kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa kelas VIII SMP 1 Bae Kudus yang banyak mendapatkan penolakan sehingga mengakibatkan siswa menjadi terisolir. Hal tersebut peneliti dapatkan dari hasil pengisian angket sosiometri, observasi dan wawancara dengan guru BK SMP 1 Bae. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong dapat mengatasi siswa terisolir dikelas VIII SMP 1 Bae tahun pelajaran 2013/2014?. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu mengatasi siswa terisolir melalui konseling gestalt dengan teknik kursi kosong di kelas VIII SMP 1 Bae tahun pelajaran 2013/2014. Gestalt adalah bahwa individu memiliki kesanggupan memikul tanggung jawab pribadi dan hidup sepenuhnya sebagai pribadi yang terpadu dan lebih baik. Teknik kursi kosong adalah mengarahkan klien menuju kesadarannya dalam mempelajari dan memahami terhadap pikiran, pendapat dan pandangan pihak lain yang sebenarnya baik. Siswa terisolir adalah siswa yang jarang dipilih atau mendapat penolakan paling banyak dalam kelompoknya, yang salah satu penyebabnya adalah rendahnya tingkat kecerdasan anak. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, yang melalui 6 tahapan yaitu analisis data, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi, dan follow up. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP 1 Bae Kudus dengan jumlah 3 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam 3 kali konseling pada ketiga klien. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, sosiometri, dokumentasi dan kunjungan rumah. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan induksi sistem bacon. Hasil penelitian menunjukkan ketiga klien dalam penelitian ini mempunyai inti pokok permasalahan yang berbeda-beda, Klien pertama berinisial BB mengalami terisolir, peneliti mendiaknosis faktor yang menyebabkan BB terisolir yaitu suka menyendiri dan sulit berhubungan dengan orang lain. Klien kedua berinisial MS mengalami terisolir, hal tersebut disebabkan oleh suka jahil, banyak berbicara saat jam pelajaran, sering menyontek, suka mengejek. Klien ketiga berinisial ME mengalami terisolir yang disebabkan sombong, suka jahil, suka mengganggu, sering membuat orang marah dan tidak dapat dipercaya. Dari permasalahan tersebut peneliti menggunakan konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong untuk mengatasi siswa terisolir. Kesimpulan penelitian ini ialah penerapan konseling gestalt dapat mengatasi siswa terisolir pada siswa kelas VIII SMP 1 Bae Kudus. Hal ini terbukti dengan perubahan tingkah laku klien setelah menjalani tiga kali konseling. BB menjadi lebih sering terlihat tidak pernah menyendiri. MS menjadi lebih mengerti dengan kondisi keluarga yang sebenarnya sayang dan peduli dengan MS, ME menjadi lebih bisa menghargai orang lain dan tidak pernah sombong. Adapun saran yang diberikan yaitu siswa mampu meningkatkan kepercayaan yang lebih kepada konselor dan dapat memanfaatkan layanan konseling untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dan guru BK diharapkan dapat memfasilitasi apa yang dibutuhkan oleh siswa dengan memberikan solusi yang tepat dan cepat bagi siswa sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, dan peneliti selanjutnya sebaiknya menindaklanjuti penelitian ini dengan berpijak pada hasil atau temuan yang diperoleh dalam penelitian ini, sehingga kedepannya penerapan konseling Gestalt mampu memberikan pengaruh yang efektif dalam mengatasi siswa terisolir.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimibng :Drs. Sucipto, M.Pd, Kons
Uncontrolled Keywords: Konseling Gestalt, Teknik Kursi Kosong, Terisolir.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Mar 2015 09:14
Last Modified: 30 Mar 2015 09:14
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4388

Actions (login required)

View Item View Item