THE SPEAKING ABILITY OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF MTS NEGERI 1 PRAMBATAN KIDUL KUDUS IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 TAUGHT BY USING MINGLE

HANA, YUSRUL (2015) THE SPEAKING ABILITY OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF MTS NEGERI 1 PRAMBATAN KIDUL KUDUS IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 TAUGHT BY USING MINGLE. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (68kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (92kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (119kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (612kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (69kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (60kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (DaftarPustaka) - Accepted Version
Download (65kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Berdasarkan kurikulum KTSP SMP, para siswadiharapkan mempunyai kemampuan berbicara bahasa inggris dengan tujuan mencapai kompentensi dan mampu menggunakan ilmu bahasa tersebut. Kemampuan berbahasa inggris sangat penting bagi siswa-siswa untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi untuk menghadapi globalisasi. Akan tetapi, pada nyatanya masih banyak siswa yang kesulitan dalam mempelajari bahasa inggris oral .Hal itu dapat dilihat dari pasifnya murid murid saat di dalam kelas. Banyak siswa yang enggan untuk berbicara dengan bahasa inggris. Mereka juga mengalami kesulitan untuk menggunakan tata bahasa dan pengucapan kata yang benar. Melalui penelitian ini, peneliti menerapkan migle game sebagai salah satu teknik dalam mengajar bahasa inggris oral. Mingle game adalah kegiatan berbicara bahasa inggris yang interaktif untuk berlatih bahasa target. Mingle game mengatur siswa-siswa untuk melakukan interaksi satu sama lain dengan melakukan pencarian pasangan untuk saling bartanya dan menjawab. Dengan melakukan mingle game, siswa-siswa akan terlatih untuk mengembangkan percaya diri mereka dan melatih bahasa target dengan tata bahasa dan pengucapan kata yang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa kemampuan berbicara bahasa inggris siswa kelas 7 MTs Negeri 1 Prambatan Kidul Kudus di tahun academik 2013/2014 sebelum diajar dengan menggunakan mingle game lebih kecil dari pada sesudah diajar dengan mingle game. Peneliti melaksanakan penelitian dengan memberikan pre-test dan post-test pada satu kelompok. Subjek dari penelitian ini adalah siswa-siswa kelas 7 MTs Negeri 1 Prambatan Kidul Kudus. Populasi dibatasi menjadi kelompok sampel dengan melakukan pengambilan sample yang mengacak kelas-kelas di kelas 7. Kemudian peneliti mendapatkan kelas 7 B sebagai sampel dalam penelitian ini. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara bahasa inggris siswa kelas 7 MTs Negeri 1 Pramabatan Kidul Kudus di tahun academik 2013/2014 sebelum dan sesudah diajar dengan menggunakan mingle game. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berbicara bahasa inggris siswa kelas 7 MTs Negeri 1 Prambatan Kidul Kudus di tahun academik 2013/2014 sebelum diajar dengan menggunakan mingle game lebih kecil dari pada sesudah diajar dengan mingle game. Nilai rata-rata dari pre-test adalah 54.96. Nilai itu dikatagorikan “cukup”. Nilai rata-rata dari pos-test adalah 63,80. Nilai itu dikategorikan “cukup”. Tetapi, ada perbedaan peningkatan hasil dari nilai rata-rata dari kedua test tersebut. Untuk menguji hipotesis, peneliti menggunakan lima langkah uji hipotesis. Perhitungan data menggunakan sample distribusi = t distribusi, α = -1.697 tes satu sisi, derajat kebebasan = 30, dan t (kritis) = -11.76. Tes statistic jatuh ke daerah kritis. Hipotesis nol berhasil ditolak dan hipotesis alternative diterima. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan berbicara bahasa inggris siswa kelas 7 MTs Negeri 1 Prambatan Kidul Kudus di tahun academik 2013/2014 sebelum diajar dengan menggunakan mingle game lebih kecil dari pada sesudah diajar dengan mingle game. Jadi, peneliti menyarankan kepada guru bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama untuk menggunakan Mingle Game sebagai salah satu teknik mengajar berbicara bahasa Inggris dengan tujuan membuat siswa lebih mudah ketika melakukan percakapan dalam bahasa Inggris.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : Diah Kurniati, S.Pd, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Mingle Game, kemampuan berbicara
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 11 Aug 2015 03:57
Last Modified: 11 Aug 2015 03:57
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4547

Actions (login required)

View Item View Item