Implementasi Model Kancing Gemerincing (Talking Chips) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Sifat-Sifat Bangun Ruang Pada Siswa Kelas V Sdn 3 Panjang Kudus

MASRUKAH, RIRIN (2015) Implementasi Model Kancing Gemerincing (Talking Chips) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Sifat-Sifat Bangun Ruang Pada Siswa Kelas V Sdn 3 Panjang Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (6MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan mengajar guru dan hasil belajar matematika materi sifat-sifat bangun ruang pada siswa kelas V SDN 3 Panjang Kudus setelah diimplementasikannya model kancing gemerincing (talking chips). Hasil belajar matematika adalah kemampuan yang diperoleh siswa setelah mengikuti kegiatan belajar matematika dan kemampuan yang diperoleh meliputi ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik. Model Kancing Gemerincing (Talking Chips) merupakan model pembelajaran yang dapat melibatkan semua anggota kelompok, dan setiap anggota kelompok berkesempatan untuk memberikan kontribusi. Hipotesis tindakan penelitian ini adalah implementasi model Kancing Gemerincing (Talking Chips) dapat meningkatkan keterampilan mengajar guru dan hasil belajar matematika materi sifat-sifat bangun ruang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas V SDN 3 Panjang Kudus dengan subjek penelitian guru dan 15 siswa. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Variabel bebas adalah model Kancing Gemerincing (Talking Chips). Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika. Instrumen penelitian berupa instrumen tes, lembar wawancara, dan lembar observasi. Hasil penelitian terdapat peningkatan ketuntasan hasil belajar ranah kognitif pada materi sifat-sifat bangun ruang yang cukup signifikan antara siklus I (66,66%), dan siklus II (80%), didukung dengan peningkatan skor hasil belajar ranah afektif pada siklus I dengan perolehan presentase 78,91% (baik) menjadi 91,99% (sangat baik) pada siklus II. Adapun skor hasil belajar ranah psikomotorik mengalami peningkatan pada siklus I dengan perolehan presentase 79,83% (baik) menjadi 96,91% (sangat baik). Keterampilan mengajar guru juga mengalami peningkatan pada siklus I dengan perolehan presentase 77,5% (baik) menjadi 82,91% (baik) pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa implementasi model kancing gemerincing (talking chips) dapat meningkatkan keterampilan mengajar guru dan hasil belajar matematika materi sifat-sifat bangun ruang pada siswa kelas V SDN 3 Panjang Kudus. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada kelas V SDN 3 Panjang Kudus dapat disimpulkan bahwa implementasi model kancing gemerincing dapat meningkatkan keterampilan mengajar guru dan hasil belajar matematika materi sifat-sifat bangun ruang pada siswa kelas V SDN 3 Panjang Kudus. Untuk itu disarankan bagi siswa, guru, sekolah dan peneliti selanjutnya dalam mengimplementasikan model kancing gemerincing (talking chips) pada mata pelajaran matematika materi sifat-sifat bangun ruang yaitu siswa hendaknya melakukan diskusi sesuai dengan arahan guru, lebih berani berpendapat, dan menerima perbedaan pendapat dengan baik serta terlibat aktif dalam kelompok. Selain itu bagi siswa yang belum tuntas harus mengulang kembali materi sifat-sifat bangun ruang agar memperoleh nilai lebih dari kriteria ketuntasan minimal pada saat remedial. Bagi guru hendaknya memahami dengan benar dalam penyampaian prasyarat mana yang lebih utama disampaikan dan memberikan contoh benda konkrit pada penyampaian prasyarat. Pada awal diskusi guru harus menjelaskan cara mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang, dan memberikan pendalaman serta remedial bagi siswa yang belum tuntas. Bagi sekolah hendaknya mengembangkan dan mengimplementasikan model kancing gemerincing (talking chips) dalam pembelajaran agar dapat memberikan sumbangsih positif terhadap kemajuan sekolah dan perbaikan dalam pembelajaran. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya menjelaskan secara rinci langkah-langkah model kancing gemerincing (talking chips) agar siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan baik.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Drs. Sucipto, M.Pd, Kons.
Uncontrolled Keywords: : Hasil Belajar Matematika, Sifat-Sifat Bangun Ruang, Model Kancing Gemerincing (Talking Chips).
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 09 Sep 2015 05:14
Last Modified: 09 Sep 2015 05:14
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4657

Actions (login required)

View Item View Item