PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN MELALUI MODEL INSIDE-OUTSIDE CIRCLE (IOC) PADA SISWA KELAS IV SD 2 HADIPOLO

MONIKA YONANDA, BABY (2015) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN MELALUI MODEL INSIDE-OUTSIDE CIRCLE (IOC) PADA SISWA KELAS IV SD 2 HADIPOLO. Skripsi Sarjana thesis, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal.Judul) - Accepted Version
Download (641kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (215kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (889kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (633kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (221kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (120kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (128kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (15MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan menemukan peningkatan hasil belajar matematika materi pecahan dengan diterapkannya model pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC).Model pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) memberikan kemudahan bagi siswa untuk saling berbagi informasi terkait materi pecahan, dengan model ini siswa banyak mendapatkan kesempatan dalam mengelola informasi materi pecahan yang diterimanya sehingga keterampilan berkomunikasi siswa dengan guru maupun siswa dengan siswa lainnya meningkat dan mampu memberikan dampak positif bagi hasil belajar matematika siswa maupun keterampilan guru. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran matematika materi pecahan meningkat dan hasil belajar matematika materi menyelesaikan masalah berkaitan dengan pecahan pada siswa kelas IV di SD 2 Hadipolo, Kudus tahun pelajaran 2014/2015 meningkat. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas.Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi. Alokasi waktu tiap pertemuan 2 x 35 menit.Subjek yang diteliti adalah siswa kelas IV SD 2 Hadipolo Kudus, sebanyak 28 siswa. Teknik pengumpulan data dengan metode pengamatan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi.Instrumen penelitian dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk tes pada tiap akhir siklus, lembar observasi keterampilan guru mengelola pembelajaran dan lembar observasi sikap dan keterampilan siswa. Analisis data pada penelitian tindakan kelas ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menyatakanketerampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I memperoleh persentase sebesar 75% dengan kualifikasi “Baik” meningkat pada siklus II menjadi 86% dengan kualifikasi “Sangat Baik”. Hasil belajar domain kognitif siklus I sebesar 71% dengan nilai rata-rata 75 dan pada siklus II meningkat menjadi 86% dengan nilai rata-rata 80 kualifikasi “Sangat Baik”. Hasil belajar domain afektif siklus Imemperoleh persentase sebesar 71% dengan kualifikasi “Baik” memiliki nilai rata-rata 67 meningkat pada siklus II dengan persentase 86% memiliki nilai rata-rata 80 termasuk kualifikasi “Sangat Baik”. Hasil Belajar Psikomotorik pada siklus I memperoleh persentase sebesar 71% dengan nilai rata-rata 68 meningkat pada siklus II diperoleh persentase sebesar 82% dengan nilai rata-rata 78. Simpulan dalam penelitian ini adalahketerampilan guru mengelola pembelajaran meningkat dan hasil belajar matematika materi pecahan pada siswa kelas IV SD 2 Hadipolo dapat meningkat setelah digunakannya model pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC). Saran setelah dilakukannya penelitian ini adalah (1) siswa harus percaya diri pada kemampuannya masing-masing dalam menyampaikan informasi pada teman dihadapannya sehingga pertukaran informasi dapat diterima dan membekas dengan baik diingatan, (2)guru dapat menerapkan model Inside-Outside Circle (IOC)untuk mengelola pembelajaran materi pecahan sehinggamemudahkan siswa untuk bertukar informasi dan menarik siswa untukmemperhatikan pembelajaran serta dapat digunakan sebagai upaya memecahkan masalah belajar siswa baik itu pengetahuan, sikap maupun keterampilan siswa, (3) bagi sekolah, agar memberikan sarana prasarana yang menunjang untuk melancarkan proses pembelajaran berupa sumber belajar, media maupun alat peraga agar proses belajar berlangsung kondusif, aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan, (4) bagi peneliti selanjutnya, harus mempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan matang agar tidak menyita waktu saat memberikan instruksi pada siswa dan model Inside-Outside Circle (IOC) dapat digunakan sebagai masukan maupun perbandingan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian serupa, dan (5) bagi pembaca, hasil penelitian ini agar dapat menjadi referensi, gambaran kegiatan pembelajaran untuk memecahkan kesulitan belajar yang dialami siswa dengan menerapkan model Inside-Outside Circle (IOC).

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing :Drs.Sucipto,M.Pd.Kons
Uncontrolled Keywords: Pecahan, Inside-Outside Circle (IOC)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 12 Sep 2015 02:42
Last Modified: 12 Sep 2015 02:42
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4765

Actions (login required)

View Item View Item