Analisis Dampak Kredit Usaha Yang Diberikan Oleh Pd. Bpr Bkk Jepara Cabang Pecangaan Terhadap Peningkatan Usaha Sentra Konveksi Di Desa Manyargading

Burhannudin, Ahmad (2015) Analisis Dampak Kredit Usaha Yang Diberikan Oleh Pd. Bpr Bkk Jepara Cabang Pecangaan Terhadap Peningkatan Usaha Sentra Konveksi Di Desa Manyargading. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (479kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (BAB 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (241kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (268kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (110kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (463kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (173kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (230kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Kredit umum adalah kredit yang diperuntukkan bagi pengusaha kecil dan menengah dibidang perdagangan, pertanian, industri, dan jasa guna pengembangan usahanya. Kredit umum pelunasannya melalui angsuran yang sudah disepakati sebelum realisasi kredit dengan jaminan surat berharga sebagai syarat untuk dapat melakukan pinjaman di bank. Kredit umum mempunyai potensi yang sangat tinggi mengalami kemacetan dibandingkan jenis kredit lain, hal tersebut disebabkan jaminan kredit dapat dipindah tangankan tanpa sepengetahuan pemilik aslinya, meskipun sudah di atas perjanjian kesepakatan kredit. Tinggkat suku bunga kredit umum pada PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan adalah sebesar 18% per tahun. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak pemberian kredit usaha pada usaha konveksi, sesudah mendapatkan kredit usaha pada PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan. Obyek yang diambil dalam penelitian ini adalah 5 usaha konveksi di Desa Manyaragading Kecamatan Kalinyamatan (Yuyun Collection, Firida Collection, Yofi Collection, Mella Collection, Candra Collection) yang berhubungan dengan dampak kredit terhadap usaha konveksi dimana analisa yang digunakan metode deskripttif. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan pada variabel modal, produksi, omzet penjualan, tenaga kerja (jam kerja) dan keuntungan dalam usaha konveksi. Setelah adanya kredit yang diberikan Oleh PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan sangat efektif untuk mengembangkan usaha konveksi di Desa Manyargading Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan pada variabel modal, pemasaran, produksi, penjualan, tenaga kerja, dan keuntungan yang meningkat dari sebelum mendapatkan kredit dari PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan. Hal ini dapat dilihat dari modal UMKM bahwa adanya kredit dari PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan sangat membantu usaha konveksi di Desa Manyargading. Hal ini dapat terlihat dari kenaikan modal usaha konveksi setelah mendapatkan kredit dari PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan. Dimana sebelum adanya kredit dari PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan modal usaha konveksi berkisar antara Rp 3.000.000,00 – Rp 5.000.000,00 dan setelah adanya kredit modal meningkat berkisar antara Rp 6.000.000,00 – Rp 20.000.000,00. Produksi bahwa UMKM sebelum adanya kredit dari PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan berkisar antara 180-650 potong setiap kali produksi dalam satu kali penjualan perminggu. Setelah adanya kredit dari PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan produksi meningkat menjadi 650-2.250 potong setiap kali produksi dalam satu kali penjualan perminggu. Keuntungan UMKM bahwa sebelum dan sesudah kredit. Sebelum adanya kredit dari PD. BPR BKK Jepara cabang Pecangaan keuntungan usaha konveksi berkisar antara Rp 1.040.000,00 – Rp 2.200.000,00 per bulan dan setelah adanya kredit keuntungan menjadi meningkat menjadi Rp 2.200.000,00 – Rp 7.000.000,00 per bulan. Tenaga kerja UMKM sebelum adanya kredit jumlah tenaga kerja berkisar 3-7 orang dan setelah adanya kredit jumlah tenaga kerja bertambah menjadi 5-15 orang

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing; Dr. Mamik Indaryani, MS
Uncontrolled Keywords: kredit usaha, umkm, modal kerja, usaha konveksi
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Teori Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 28 Jun 2016 04:10
Last Modified: 28 Jun 2016 04:10
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5453

Actions (login required)

View Item View Item