Analisis Perbandingan Pengukuran Daya Pada Kwh Meter Analog Dan Kwh Meter Digital

Susanto, Sony (2016) Analisis Perbandingan Pengukuran Daya Pada Kwh Meter Analog Dan Kwh Meter Digital. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (702kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (BAB 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (105kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (174kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (31kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (21kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (19kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (357kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Saat ini KWH meter yang dikenal umum oleh masyarakat adalah KWH meter analog. Sistem pembayaran listrik umumnya dilakukan dengan menghitung energi listrik yang dipakai berdasarkan nilai yang tertera pada KWH meter konvensional, dimana petugaslah yang mencatat secara periodik. Ketika pengguna listrik ingin mengetahui besaran konsumsi listriknya maka pengguna harus mengeceknya ke tempat biasa membayar listrik. Sistem ini memungkinkan konsumen mengalami tunggakan listrik, kesalahan pembacaan atau pencatatan KWH meter, oleh petugas serta tidak dapat mengetahui besar pemakaian konsumsi energi listrik setiap waktu. Sistem ini sering disebut sistem pascabayar dengan menggunakan KWH meter digital. Berdasarkan hasil perbandingan pengukuran pada kwh meter analog dan Digital Terhadap beban pelalatan listrik menujukan nilai yang hampir sama, di karenakan selisih beban mesin cuci 0,04 , dispenser 0,02 , strikka 0,06 , rice cooker 0,08 Persentase Kesalahan kWh Meter Analog lebih besar dibandingkan dengan persentase kesalahan kWh Meter Digital. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengukuran maupun dari hasil perhitungan yang telah dilakukan pada percobaan tersebut.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing; Mohammad Dahlan, ST, MT
Uncontrolled Keywords: kwh meter analog, kwh meter digital
Subjects: Teknologi > Teknologi (umum)
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 22 Jul 2016 09:02
Last Modified: 22 Jul 2016 09:02
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5697

Actions (login required)

View Item View Item