Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training Untuk Mengatasi Korban Bullying Pada Siswa Kelas Vii Smp 1 Dawe Kudus

Khana Oktaviani, Ulya (2016) Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training Untuk Mengatasi Korban Bullying Pada Siswa Kelas Vii Smp 1 Dawe Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (374kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (181kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (307kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (388kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4)
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (356kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (116kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (94kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (136kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Korban Bullying Merupakan Suatu Keadaan Dimana Individu Selalu Menjadi Yang Tertindas Dan Tidak Mempunyai Kekuatan Untuk Melawan. Umumnya Individu Yang Menjadi Korban Bullying Akan Mudah Depresi, Cemas, Dan Lebih Suka Menyendiri Sehingga Dapat Menghambat Proses Perkembangannya. Untuk Membantu Individu Berkembang Menjadi Lebih Baik, Maka Peneliti Berupaya Mengatasi Korban Bullying Dengan Menerapkan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training. Penelitian Ini Bertujuan Mendeskripsikan Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training Dan Mengatasi Permasalahan Korban Bullying Pada Siswa Kelas VII SMP 1 Dawe Kudus. Penelitian Kualitatif Ini Akan Dilaksanakan Pada Siswa Korban Bullying Kelas VII SMP 1 Dawe Kudus Dengan Subjek Penelitian 3, Yaitu MA, SA, Dan ST. Pertemuan Ini Berlangsung Selama Tiga Pertemuan. Variabel Bebasnya Adalah Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training Dan Variabel Terikatnya Adalah Korban Bullying. Metode Pengumpulan Data Menggunakan Observasi, Wawancara, Dan Dokumentasi. Analisis Data Dilakukan Dengan Teknik Analisis Kualitatif. Berdasarkan Hasil Pembahasan Dan Analisis Penelitian Dapat Disimpulkan Penyebab Dari Ketiga Konseli Yang Menjadi Korban Bullying Adalah: 1. MA: Kurang Asertif Dan Motivasi, Konsep Diri Yang Negatif, Serta Kurangnya Perhatian. 2. SA: Ketidakasertifan, Kepercayaan Diri Yang Rendah, Dan Kurangnya Pengawasan Dari Pihak Sekolah Karena Letak Kelas Yang Jauh Dari Kantor. 3. ST: Persepsinya Yang Keliru, Kurangnya Sikap Asertif Konseli, Dan Kesamaan Nasibnya Dan Teman-Temannya Yang Menjadi Korban Bullying. Dari Hasil Penelitian Ini, Peneliti Dapat Menyimpulkan Bahwa Permasalahan Korban Bullying Yang Dialami Oleh Ketiganya Adalah Kurangnya Sikap Asertif Pada Diri Konseli. Untuk Mengatasi Permasalahan Tersebut Peneliti Menggunakan Layanan Konseling Individual Dengan Pendekatan Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training. Dari Hasil Konseling Ketiga Siswa Tersebut, Mereka Dapat Memahami Jika Perilaku Korban Bullying Yang Tidak Asertif Akan Dapat Berpengaruh Negatif Terhadap Perkembangan Dirinya. Peneliti Memberikan Saran Kepada: 1. Kepala Sekolah, Penelitian Dijadikan Sebagai Landasan Dalam Mempertimbangkan Kebijakan Yang Dapat Mendukung Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah. 2. Guru BK, Agar Menindaklanjuti Apa Yang Sudah Dilakukan Oleh Peneliti Secara Terprogram Dengan Lebih Baik Dan Bisa Menerapkan Layanan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training Untuk Mengatasi Korban Bullying. Serta Guru BK Dapat Menjadikan Penelitian Ini Sebagai Acuan Dalam Memberikan Layanan Kepada Korban Bullying Lainnya. 3. Siswa, Agar Secara Terus-Menerus Menerapkan Hasil Konseling Hingga Menjadikannya Suatu Kebiasaan Baru Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Siswa Juga Diharapkan Lebih Terbuka Dan Berkenan Untuk Membicarakan Masalahnya Kepada Guru BK, Terlebih Jika Hal Itu Berkaitan Dengan Perilaku Dan Proses Belajar Siswa Atau Permasalahan Siswa. 4. Peneliti Selanjutnya, Agar Menindaklanjuti Dan Mengembangkan Penelitian Ini Dengan Berpijak Pada Hasil Atau Temuan Yang Telah Diperoleh Dalam Penelitian Ini, Sehingga Kedepannya Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Assertive Training Mampu Mengatasi Masalah Siswa.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Susilo Rahardjo, M.Pd. Kons
Uncontrolled Keywords: Konseling Behavioristik. Teknik Assertive Training. Korban Bullying
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 04 Aug 2016 03:26
Last Modified: 04 Aug 2016 03:26
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5914

Actions (login required)

View Item View Item