Pendekatan Behavioristik Dengan Teknik Self Manajemen Upaya Mengatasi Penyalahgunaan Media Sosial Pada Saat Jam Pembelajaran Kelas Viii Smp 1 Dawe Kudus

Destyaningrum, Karina (2016) Pendekatan Behavioristik Dengan Teknik Self Manajemen Upaya Mengatasi Penyalahgunaan Media Sosial Pada Saat Jam Pembelajaran Kelas Viii Smp 1 Dawe Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (336kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (BAB 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (186kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (225kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (235kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (234kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (109kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (163kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (90kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Mengatasi penggunaan media social pada saat jam pembelajaran merupakan suatu masalah yang dihadapi siswa ketika jm pembeljrn berlngsung. Terutama bagi siswa kelas VIII SMP 1 Dawe Kudus, yang telah menggunakan media sosial pada saat jam pembelajaran, meskipun sudah di atasi dengan baik, akan tetapi siswa masih saja menggunakan media sosial pada saat pembelajaran. Mereka sering membawa hp dan menghidupkannya pada saat jam pembelajaran. Akibatnya mereka tidak bisa belajar secara efektif. Teknik Self Manajemen menggunakan pendekatan behavioristik untuk mengatasi penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran. Karena siswa pada dasarnya masih kekanak kanakan dan belum matang sepenuhnya untuk menerima semua mata pelajaran yang ada di sekolah, untuk itu peneliti membantu mengatasi permasalahan tersebut bahwa dia mampu untuk berusaha mencapai prestasi belajar yang efektif dan mampu mengubah perilaku siswa tersebut yang tadinya tidak disiplin, kurang konsentrasi didalam kelas yang disebabkan oleh penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran tersebut akan berubah menjadi siswa yang disiplin, yang taat pada peratueran di kelas maupun disekolah dan siswa menjadi lebih berkonsentrasi didalam kelas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya gejala menggunakan media sosial pada saat jam pembelajaran pada siswa kelas VIII SMP 1 Dawe Kudus. Penerapan konseling behavioristik teknik self manajemen diyakini efektif untuk mengatasi penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor penyebab penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran kelas VIII dan untuk mengatasi penggunaan media social pada saat jam pembelajaran kelas VIII dengan pendekatan behavioristik dengan tehnik Self Manajemen di SMP 1 Dawe Kudus Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Untuk mengetahui keefektifan teknik self manajemen terhadap penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran yang dilakukan peneliti pada siswa kelas VIII SMP 1 Dawe Kudus. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Subjek yang diteliti adalah 3 siswa kelas VIII yang mengalami penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran yaitu AS, AD, dan FG. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini meliputi tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis penelitian ini menunjukkan penyebab AS, AD, dan FG mengalami penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran adalah: Siswa AS: ketidaksiapan dalam menerima pelajaran dan melamun saat pelajaran, motivasi belajar yang kurang dan sering lupa dengan materi, dan kurangnya perhatian dan motivasi belajar dari orang tua. Siswa AD: Kurang berminat dengan pelajaran, beranggapan bahwa pelajaran menyulitkan dan pengaruh temannya yang mengajaknya ngobrol di saat jam pelajaran. Siswa FG: Kurangnya perhatian dan motivasi belajar dari orang tua serta motivasi belajar yang rendah dan malas pada guru pengajar. untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan konseling behavior dengan teknik self manajemen untuk mengatasi penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran siswa. Dari hasil konseling ketiga siswa tersebut, mereka dapat memahami menggunakan media sosial pada saat jam pembelajaran yang berlebihan dapat merugikan dirinya sendiri. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka penulis menyimpulkan bahwa tingkat keberhasilan teknik self manajemen efektif digunakan untuk mengatasi penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran pada kelas VIII sehingga siswa dapat berkembang secara optimal. Hal ini dibuktikan adanya perubahan pada diri konseli. Konseli sudah dapat mengatasi penggunaan media sosial. Selain itu terjadi perubahan pada siswa, seperti siswa dapat memperbaiki pola belajarnya, dapat mandiri dalam mengerjakan tugas, dan siswa tidak main hp dan ngobrol dengan temannya lagi ketika tidak bisa mengerjakan tugas. Peneliti memberikan saran: 1. Kepala sekolah perlu mengadakan pertemuan secara periodik dengan wali kelas dan konselor sekolah untuk membahas permasalahan siswa serta perlu menciptakan situsi sekolah yang dapat menimbulkan rasa nyaman bagi siswa. 2. Wali kelas dapat membantu mengatasi penggunaan media sosial agar siswa bisa mencapai nilai yang maksimal. 3. Konselor harus selalu memperhatikan perkembangan peserta didik khususnya bagi peserta didik yang sedang memiliki masalah yang harus segera ditangani dan diberi perhatian khusus. 4. Siswa diharapkan lebih terbuka terhadap wali kelas dan konselor sekolah apabila mengalami kesulitan khususnya dalam menghadapi pelajaran, sehingga siswa tidak menggunakan media sosial pada saat pembelajaran. 5. Orang tua harus selalu memperhatikan perkembangan akademik serta tingkah laku anak setiap hari serta menjalin kerjasama dengan sekolah dengan cara saling memberikan informasi mengenai perkembangan anak, sehingga anak selalu terpantau perkembangannya baik di rumah maupun di sekolah. 6. Peneliti perlu mengadakan penelitian lebih lanjut dan lebih lengkap yang berkaitan dengan penggunaan media sosial pada saat jam pembelajaran sehingga berguna bagi peneliti dan siswa.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing; Drs. Arista Kiswantoro, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Pendekatan Behavioristik dengan Teknik Self Manajemen, Mengatasi Penggunaan Media Sosial pada saat jam pembelajaran
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 06 Aug 2016 08:23
Last Modified: 06 Aug 2016 08:23
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5942

Actions (login required)

View Item View Item