Mengurangi Perilaku Feminis Siswa Laki-Laki Melalui Konseling Individu Behavioristik Teknik Desensitisasi Sistematik Siswa Smk N 1 Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015

Setiyani, Yuni (2016) Mengurangi Perilaku Feminis Siswa Laki-Laki Melalui Konseling Individu Behavioristik Teknik Desensitisasi Sistematik Siswa Smk N 1 Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (439kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (BAB 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (199kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (337kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (316kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (388kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (218kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (108kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (109kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa SMK N 1 Kudus yang mempunyai perilaku feminis pada siswa laki-laki. Hal tersebut peneliti dapatkan dari rekomendasi guru BK. Rumusan masalah: (1) Faktor-faktor apa saja penyebab siswa laki-laki berperilaku feminis pada siswa SMK N 1 Kudus tahun ajaran 2014/2015? (2) Bagaimana penerapan pendekatan behavioristik teknik desensitisasi sistematik dapat mengurangi perilaku feminis pada peserta didik laki-laki SMK N 1 Kudus tahun ajaran 2014/2015? Tujuan penelitian ini: 1) Untuk menemukan faktor-faktor penyebab siswa laki-laki berperilaku feminis pada siswa SMK N 1 Kudus tahun ajaran 2014/2015. 2) Mengurangi perilaku Feminis pada siswa laki-laki SMK N 1 Kudus Tahun Ajaran 2014/2015 melalui konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematik. Perilaku feminis siswa laki-laki merupakan perilaku yang berdasarkan system berfikir dan aksi sosial yang kompleks dengan karakter feminis lebih banyak. Pendekatan behavioristik adalah suatu pendekatan yang berkaitan dengan perubahan perilaku maladaptif menjadi adaptif, perilaku seseorang dapat dibentuk melalui belajar. Teknik desensitisasi sistematik adalah teknik yang digunakan bila seseorang sangat cemas terhadap stimulus tertentu, dengan mengondisikan klasik, respon-respon yang tidak dihendaki dapat dihilangkan secara bertahap. Jenis penelitian yang digunakan adalah study kasus dengan tehnik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi, dan kunjungan rumah. Penelitian ini melalui 6 tahapan yaitu analisis data, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi, dan follow up. Subjek penelitian adalah 3 siswa SMK N 1 Kudus yaitu MHP, FH, dan MAM. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis, dapat disimpulkan penyebab ketiga klien dalam penelitian ini mempunyai inti pokok permasalahan yang berbeda-beda. 1. Klien berinisial MHP memiliki perilaku feminis, hal tersebut disebabkan oleh kurangnya figur seorang laki-laki dan lingkungan sekolah yang dominan perempuan. 2. Klien kedua berinisial FH dan klien ketiga berinisial MAM memiliki perilaku feminis disebabkan oleh lingkungan sekolah yang berdominan perempuan dan kebiasaan dirumah mengerjakan pekerjaan rumah yang biasa dikerjakan ibu. Dari hasil penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa permasalahan perilaku feminis yang dialami MHP: kurangnya figur laki-laki dirumah dan kebiasaan sering berteman dengan perempuan yang menyebabkan MHP berperilaku feminis. FH: banyaknya teman perempuan disekolahan dan kebiasaan FH mengerjakan pekerjaan rumah yang dikerjakan ibu atau perempuan, dan MAM: lebih suka berteman dengan siswa perempuan, kurangnya bergaul dengan siswa laki-laki dan suka mengerjakan pekerjaan rumah seperti perempuan. Dari permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan behavioristik teknik desensitisasi sistematik untuk mengurangi perilaku feminis pada siswa laki-laki. Berdasarkan penemuan di lapangan, peneliti dapat memberikan saran kepada: 1. Kepala sekolah: a) mengadakan konferensi kasus setiap ada permasalahan yang perlu segera ditangani. b) meningkatkan suasana sekolah yang nyaman dan mendukung siswa dapat memperkaya informasi tentang perilaku yang baik dan sesuai. 2. Guru BK: sebaiknya melaksanakan konseling kelompok untuk menindaklanjuti layanan konseling individu yang telah dilakukan oleh peneliti dan menambah anggota kelompok supaya dapat memberi masukan mengenai perilaku yang sesuai dengan jender yang ada dan mendapatkan pandangan perilaku yang sesuai jenis kelamin. 3. Siswa: siswa yang memilki perilaku feminis perlu mendapatkan pengarahan dan pengertian mengenai perilaku yang sesuai agar menjadi pribadi diri yang baik untuk kehidupan pribadi maupun sosial 4. Peneliti: a) peneliti selanjutnya sebaiknya menindak lanjuti penelitian ini dengan berpijak pada hasil penelitian ini, sehingga kedepannya penerapan behavioristik mampu mengurangi perilaku feminis pada siswa laki-laki. b) Bagi Peneliti selanjutnya perlu mengembangkan dan mengadakan penelitian lebih lanjut yang lebih konperhensif, yang terkait dengan penerapan behavioristik teknik desensitisasi sistematik untuk mengatasi masalah perilaku feminis pada siswa laki-laki.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing; Drs. Sucipto, M.Pd., Kons
Uncontrolled Keywords: Pendekatan Behavioristik, Teknik Desensitisasi Sistematik, Perilaku Feminis Siswa Laki-Laki
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 08 Aug 2016 03:45
Last Modified: 08 Aug 2016 03:45
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5948

Actions (login required)

View Item View Item