Peningkatan Pengendalian Emosi Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Assertive Pada Siswa Kelas X Ps 1 Smk N 1kudus Tahun Pelajaran 2014/2015

Fatmawati, Nunung (2016) Peningkatan Pengendalian Emosi Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Assertive Pada Siswa Kelas X Ps 1 Smk N 1kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (401kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (BAB 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (188kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (315kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (516kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (239kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (167kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (229kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (6MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan Penelitian: 1) Untuk meningkatkan pengendalian emosi melalui layanan konseling kelompok dengan teknik assertive pada siswa kelas X PS 1 SMK N 1 Kudus tahun pelajaran 2014/2015. 2) Mendeskripsikan keterampilan peneliti dalam penerapan konseling kelompok dengan teknik assertive untuk mengendalikan emosi siswa kelas X PS 1 SMK N 1 Kudus tahun pelajaran 2014/2015. Pengendalian emosi merupakan kemampuan individu yang mampu mengontrol kesadaran diri, memotivasi diri sendiri dan membina hubungan baik dengan orang lain. Konseling kelompok merupakan salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang dapat digunakan untuk memberikan pengentasan masalah yang dihadapi oleh siswa atau klien dengan memanfaatkan dinamika kelompok. Teknikassertive adalah salah satu teknik dalam pendekatan behavioritik yang bertujuan untuk memberikan keterampilan bagi seseorang yang mengalami kesulitan dalam mengatakan tidak dan bagi mereka yang sulit untuk mengungkapkan perasaan, sikap dan keyakinan yang dianggapnya benar secara tegas dan lugas kepada orang lain tanpa melanggar hak-hak orang lain. Hipotesis tindakan ini adalah: 1) Ada peningkatan pengendalian emosi melalui layanan konseling kelompok dengan teknik assertivepada siswa kelas X PS 1 SMK N 1 Kudus tahun pelajaran 2014/2015. 2) Penerapan keterampilan peneliti dalam Layanan konseling kelompok dengan teknik assertive dapat meningkatkan emosi pada siswa kelas X PS 1 SMK N 1 Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling yang dilaksanakan di kelas X PS 1 SMK N 1 Kudus dengan subjek penelitian 8 orang siswa yang mempunyai pengendalian emosi yang tidak terkendalikan.Variabel penelitian: konseling kelompok dengan teknik assertive (variabel bebas) dan pengendalian emosi (variabel terikat). Metode pengumpulan data: metode observasi, metode wawancara, dan metode pendukung yaitu dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif komparatif. Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3 kali pertemuan membahas 1 permasalahan dengan alokasi waktu 30 menit. Berdasarkan hasil observasi dalam penelitian ini, sebelum diberi layanan konseling kelompok dengan teknik assertive pengendalian emosi mendapat rata-rata skor 18,2 dan rata-rata persentase 36,3% dengan kategori kurang (K), setelah diberi layanan konseling kelompok dengan teknik assertive pengendalian emosi pada siklus I mendapat rata-rata skor 30,9 dan rata-rata persentase 61,8% pada kategori cukup (C), dan pada siklus II pengendalian emosi mendapat rata-rata skor 35,3 dan rata-rata persentase 79,8% dengan kategori baik (B).Dari pra siklus ke siklus I ada peningkatan rata-rata skor 12,7 dan rata-rata persentase 25,5% sedangkan pra siklus ke siklus II ada peningkatan rata-rata skor 17,1 dan rata-rata persentase 43,5%. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis, ada peningkatan pengendalian emosi disetiap pertemuan.Hal ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik assertivedapat meningkatkan pengendalian emosi dengan kategori baik, maka dapat disimpulkan ada peningkatan pengendalian emosi melalui layanan konseling kelompok dengan teknik assertive pada siswa kelas X PS 1 SMK N 1 Kudus tahun pelajaran 2014/2015. Melihat temuan dilapangan, peneliti memberikan saran kepada: 1) Kepala Sekolah, diharapkan kepala sekolah memberikan fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung agar program layanan bimbingan dan konseling dapat berjalan dengan baik, 2) Konselor, diharapkan dapat membantu siswa dalam mengubah perilaku siswa menjadi positif menggunakan konseling kelompok untuk mengatasi masalah yang lain supaya siswa dapat memahami dan mengentaskan masalah yang dihadapi oleh siswa, 3) Siswa, diharapkan supaya lebih aktif dalam memanfaatkan fungsi layanan bimbingan dan konseling disekolah, agar siswa dapat terbantu dalam memecahkan persoalan dan permasalahan yang sedang dialami, 4) Peneliti, perlu diadakan penelitian lebih lanjut dan lebih lengkap yang berkaitan dengan pengendalian emosi dan masalah lainnya dengan menggunakan layanan konseling kelompok dengan teknik assertive.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing; Dra. sumarwiyah, M.Pd., Kons
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Emosi, Konseling Kelompok dengan Teknik Assertive
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 10 Aug 2016 04:26
Last Modified: 10 Aug 2016 04:26
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/5984

Actions (login required)

View Item View Item