Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (Tai) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas V Sdn 3 Ngeling Jepara

Yulianita, Fifin (2016) Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (Tai) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas V Sdn 3 Ngeling Jepara. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (813kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (301kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (449kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (800kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (422kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (164kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (268kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (8MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan mengajar guru, aktivitas siswa dan hasil belajar PKn setelah diterapkannya model pembelajaran Team Assisted Individualiation. Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki dan dicapai siswa setelah mengalami proses pembelajaran dengan membawa suatu perubahan yang meliputi ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik. Pendidikan kewarganegaraan merupakan pendidikan moral dan karakter yang memberikan pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hak dan kewajiban dalam hubungan antar warga negara sehingga siswa memiliki akhlak, wawasan, sikap dan keterampilan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Team Assisted Individualization merupakan model pembelajaran kooperatif yang menekankan pada kemampuan individu siswa, dimana siswa akan dikelompkokkan berdasarkan kemampuan yang beragam dan setiap siswa memiliki kesempatan untuk sukses dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah penerapan model Team Assisted Individualization dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar PKn. Penelitian tindakan kelas ini akan dilaksanakan di kelas V SDN 3 Ngeling Jepara dengan subjek penelitian guru dan 16 siswa. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Variabel bebas adalah model pembelajaran Team Assisted Individualization. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar PKn. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa instrumen tes, instrumen wawancara, dan instrumen observasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan dengan menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization dapat meningkatkan keterampilan guru mengelola pembelajaran, aktivitas belajar siswa dan pembelajaran ranah kognitif, afektif dan sosial materi organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat mata pelajaran PKn. Hal ini dapat dilihat dari terpenuhinya indikator keberhasilan sebagai berikut. (1) Peningkatan keterampilan guru mengelola pembelajaran pada siklus I ke siklus II meningkat dari persentase 79,04% menjadi 89%. (2) Peningkatan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran siklus I ke siklus II meningkat dari persentase 71,32 menjadi 82,62%. (3) Pembelajaran pada ranah kognitif meningkat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata kelas pada siklus I ke siklus II yaitu dari 72,5 menjadi 80,31 begitu pula dengan ketuntasan hasil belajar meningkat pada siklus I ke siklus II yaitu 62,5% menjadi 87,5%, pembelajaran pada ranah afektif juga meningkat dilihat dari nilai rata-rata persentase kelas pada siklus I ke siklus II yaitu 69,46% menjadi 80,12%, peningkatan juga terjadi pada pembelajaran ranah psikomotorik pada siklus I ke siklus II dari persentase 67,81 menjadi 86,62%. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penerapan model Team Assisted Individualization untuk pembelajaran PKn materi organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 3 Ngeling Jepara. Saran dalam penelitian ini, siswa hendaknya bisa menanamkan rasa senang pada pembelajaran khususnya pembelajaran PKn, karena pembelajaran PKn tidak selalu identik dengan ceramah. Bagi guru hendaknya menggunakan model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa dan dapat merangsang siswa agar semangat belajar. Bagi sekolah hendaknya memberikan kesempatan kepada guru-guru agar aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan guru terhadap materi pelajaran maupun model pembelajaran.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing; Dr. Murtomo, M.Pd,
Uncontrolled Keywords: Model Team Assisted Individualization, Hasil Belajar, PKn
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Aug 2016 06:46
Last Modified: 30 Aug 2016 06:46
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6078

Actions (login required)

View Item View Item