Correlation Between Listening Comprehension And Speaking Ability Of The Eighth Grade Student Of Mts Nu Raudlatut Tholibin Sidomulyo In Academicyear 2015/ 2016

Farikhah, Nikmatul (2016) Correlation Between Listening Comprehension And Speaking Ability Of The Eighth Grade Student Of Mts Nu Raudlatut Tholibin Sidomulyo In Academicyear 2015/ 2016. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (736kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (194kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (220kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (478kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (642kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (177kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (166kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (163kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (794kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Di era modern, untuk menyesuaikan era global saat ini, kemampuan agar dapat berkomunikasi secara fasih dalam bahasa Inggris sangat penting. Sehingga, sangat perlu untuk meningkatkan empat kemampuan dasar dalam bahasa Inggris yakni; Kemampuan berbicara, mendengar, menulis, dan membaca. Kemampuan bahasa oral (mendengar dan berbicara) merupakan bagian pokok dalam perkembangan bahasa dan keaksaraan siswa. Bagi beberapa siswa dalam mempelajari bahasa Inggris, berbicara dan mendengarkan bisa jadi lebih sulit dibandingkan dengan membaca dan menulis bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara pemahaman pendengaran dan kemampuan berbicara siswa. Siswa harus sadar bahwa dalam belajar bahasa Inggris tidak sekedar menerjemahkan suatu kata ke dalam bahasa Indonesia. Ada empat kemampuan yang harus dikuasai, termasuk kemampuan mendengar dan kemampuan berbicara. Hal ini sangat penting karena kemampuan mendengar dan berbicara merupakan faktor utama agar kegiatan berkomunikasi berjalan sempurna. Dalam penilitian ini, penulis menggunakan metode quantitative dengan rumus Pearson product moment. Teknik pengumpulan data berasal dari tes mendengar dan tes berbicara. Tes tersebut terdiri dari 10 butir tes mendengar dan retelling untuk tes berbicara. Objek penelitian sebanyak 40 siswa dari kelas VIII MTs Raudlatut Tholibin tahun ajaran 2015/2016. Setelah melakukan perhitungan, ditemukan bahwa rata-rata dari nilai tes mendengar adalah 64. Sementara rata-rata nilai yang diperoleh dari tes berbicara adalah 58. Hasil dari penerapan rumus Pearson Product moment (rxy) menunjukkan bahwa koefisien korelasinya sebesar 0.66. Pada tingkar signifikan 1% menunjukkan angka 0.393. Hal ini berarti rxy lebih besar daripada rt (0.66>0.393). sehingga hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman pendengaran dan kemampuan berbicara dari siswa kelas delapan MTs Raudlatut Tholibin pada tahun ajaran 2015/2016, yang masuk dalam tingkat Cukup Penulis berharap agar guru dapat menjadi motivator handal dalam upaya peningkatan kemampuan menyimak dan berbicara siswa.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Suprihadi, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Listening Comprehension dan Speaking Ability
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 03 Nov 2016 06:57
Last Modified: 03 Nov 2016 06:57
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6155

Actions (login required)

View Item View Item