Perlindungan Hukum Anak Hasil Pemerkosaan Menurut Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974

Atmoko, Tendi Suci (2016) Perlindungan Hukum Anak Hasil Pemerkosaan Menurut Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal judul) - Accepted Version
Download (716kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (170kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (106kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (153kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul "PERLINDUNGAN HUKUM ANAK HASIL PEMERKOSAAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974" ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum anak hasil pemerkosaan dalam sebuah kasus pemerkosaan, dan untuk mengetahui upaya - upaya yang harus dilakukan untuk mendapatkan hak – hak keperdataan anak hasil pemerkosaan terhadap ayah biologis. Kasus pemerkosaan yang sampai mengakibatkan kehamilan hanya korban pemerkosaan yang mendapatkan perlindungan hukum, sementara anak hasil pemerkosaan yang merupakan juga akibat dari pemerkosaan tidak mendapatkan perlindungan hukum, padahal anak hasil pemerkosaan juga mempunyai hak untuk mendapat perlindungan hukum. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, atau penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa perlindungan hukum yang harus diberikan kepada anak hasil pemerkosaan yaitu dengan mengupayakan hak - hak anak hasil pemerkosaan, hak-hak anak menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan yaitu, hak alimentasi Pasal 45-46 dan hak untuk mendapatkan perwalian Pasal 50. Untuk mendapatkan hak-hak anak hasil pemerkosaan yang termasuk anak luar kawin, maka harus dilakukan pengakuan dan pengesahan. Pengakuan yang dilakukan oleh ayah biologis dan ibu kandung terhadap anak hasil pemerkosaan menimbulkan hubungan perdata dengan keduanya. Upaya yang harus dilakukan untuk mendapatkan hak – hak keperdataan anak hasil pemerkosaan terhadap ayah biologis yaitu, dengan pengakuan anak luar kawin. Ada 2 (dua) upaya pengakuan terhadap anak luar kawin yaitu, pengakuan sukarela yang dilakukan oleh ayah biologis terhadap anak luar kawin di depan pejabat tang berwenang membuat akta otentik. Jika ayah biologis tidak mau mengakui dengan pengkuan sukarela, maka bisa dilakukan dengan pengakuan paksaan. Pengakuan paksaan yaitu keputusan hakim, dalam mana telah ditentukan bahwa seorang adalah bapak atau ibunya seorang anak, harus dianggap sebagai pengakuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 272 KUH Perdata.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Suciningtyas, S.H, M.Hum
Uncontrolled Keywords: Perlindungan hukum, anak hasil pemerkosaan
Subjects: Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 08 Nov 2016 07:30
Last Modified: 08 Nov 2016 07:34
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6214

Actions (login required)

View Item View Item