Penerapan Model Konseling Client Centered Untuk Menangani Konsep Diri Negatif Pada Siswa Kelas X Man 1 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014

Arif, Saiful (2016) Penerapan Model Konseling Client Centered Untuk Menangani Konsep Diri Negatif Pada Siswa Kelas X Man 1 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal judul) - Accepted Version
Download (375kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (167kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (369kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (193kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (226kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (200kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (113kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (107kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (857kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Latar belakang dalam penelitian ini adalah pendidikan merupakan suatu proses pembelejaran yang dilakukan secara terencana dan sistematis. Tujuan pendidikan yang bersifat implist (tersembunyi) adalah untuk memperoleh masa depan yang lebih baik dari sebelumnya. Akan tetapi dalam pemenuhan harapan tersebut terkadang para peserta didik juga memperoleh hambatan-hambatan, salah satunya adalah siswa mempunyai konsep diri negatif. Upaya dalam pencapaian tujuan yang diharapkan, pemberian bantuan dilakukan menggunakan layanan konseling dengan pendekatan Client Centered. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah model konseling Client Centered dapat membantu mengentaskan permasalahan siswa yang mempunyai konsep diri negatif di MAN 1 Kudus ?. sedangkan tujuan penelitian ini adalah:1. Untuk menemukan faktor-faktor penyebab konsep diri negatif pada siswa kelas X MAN 1 Kudus tahun pelajaran 2013/2014. 2. Untuk menemukan efektifitas penerapan konseling Client Centered dalam menangani konsep diri negatif pada siswa kelas X MAN 1 Kudus tahun pelajaran 2013/2014. kemudian penelitian ini memberikan manfaat bagi: Bagi siswa, dapat membantu memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan konsep diri negatif . Bagi guru pembing, Bagi guru pembimbing, sebagai pedoman dalam penerapan model konseling Client Centereduntuk membantu mengentaskan siswa yang mempunyai konsep diri negatif di MAN I Kudus. Penelitian ini adalah penelitian studi kasus, dengan pendekatan kualitatis deskriptif, subjek 3 siswa yaitu MAY, MRD dan MST yang mengalami permasalahan konsep diri negatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik induksi sistem bacon. Sedangkan dalam menangani siswa tersebut menggunakan layanan konseling dengan pendekatan konselingClient Centered . Pembahasan dalam penelitian ini, menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan konseli mempunyai konsep diri negatif dan pengaruh pendekatan konselingClient Centered dari ketiga konseli: 1. Konseli MAY, disebabkan adalah MAY tidak suka dikritik. 2. Konseli MRD, faktor penyebabnya adalah pengaruh faktor pergaulan. 3. Konseli NST, faktor penyebabnya adalah cenderung merasa tidak disukai orang lain. Setelah diberikan konseling menggunakan pendekatan Client Centered sebanyak 3 kali, yang mulanya mereka mempunyai konsep diri negatif dapat berubah menjadi konsep diri positif. Akhirnya berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik keseimpulan bahwa pendekatan konseling Client Centered sangat efektif dalam menangani siswa yang mempunyai konsep diri negatif di Man 1 Kudus. Hal ini di dibuktikan dengan adanya perubahan sikap dari ketiga konseli dari yang awalnya mempunyai konsep diri negatif berubah menjadi siswa yang mempunyai konsep diri positif . Saran yang diajukan adalah: 1. Kepala Sekolah, Sangat perlu diadakanya pertemuan secara periodik dengan guru pembimbing dan guru mata pelajaran guna membahas permasalahan-permasalah yang timbul pada diri siswa. 2.Guru Pembimbing/Konselor, Dapat menggunakan teknik pendekatanClient Centered sebagai pedoman untuk menangani siswa yang mempunyai konsep diri negatif DanSelalu memperhatikan perkembangan siswanya khususnya siswa yang memerlukan perhatian khusus agar dapat mengembangan dirinya di sekolah. 3. Guru Mata Pelajaran dan Wali Kelas, Selalu memantau perkembangan siswa, baik perkembangan akademik maupaun perkembangan perilakunya dengan cara memperhatikan nilai-nilai ulangan atau tugas dan mengamati perilaku siswa secara langsung maupun tidak langsung. 4. Siswa,Siswa diharapkan dapat mengembangkan dirinya dengan baik, dan dapat menghindarkan diri dari konsep diri negatif.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Murtono, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Pedekatan konseling Client Centered , konsep diri negatif pada siswa.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 14 Nov 2016 03:23
Last Modified: 14 Nov 2016 03:23
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6280

Actions (login required)

View Item View Item