Kajian Yuridis Terhadap Keabsahan Akta Notariil Yang Memuat Dua Perbuatan Hukum Sekaligus Dalam Perjanjian Kredit

Santoso , Febriyan Budi (2016) Kajian Yuridis Terhadap Keabsahan Akta Notariil Yang Memuat Dua Perbuatan Hukum Sekaligus Dalam Perjanjian Kredit. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (440kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (119kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (225kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (112kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (293kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (110kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (432kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul “KAJIAN YURIDIS TERHADAP KEABSAHAN AKTA NOTARIIL YANG MEMUAT DUA PERBUATAN HUKUM SEKALIGUS DALAM PERJANJIAN KREDIT” ini secara umum bertujuan untuk mengetahui keabsahan akta notariil yang memuat dua pebuatan hukum sekaligus dalam perjanjian kredit, dan untuk mengetahui tanggung jawab notaris terhadap keabsahan akta notariil dalam perjanjian kredit. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Dalam hal tekhnik pengumpulan data, penulis menggunakan data sekunder. Setelah data diperolah, maka disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisa secara kualitatif, sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas dan selanjutnya disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa pembuatan akta notariil dihadapan notaris, harus berdasarkan pada Pasal 1320 KUHPerdata tentang syarat sahnya suatu perjanjian, Pasal 1868 KUHPer tentang pembuatan akta notariil dan dalam UURI Nomor 2 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Mengenai permasalahan sah tidaknya sebuah akta notariil yang memuat dua perbuatan hukum yang dibuat dihadapan notaris, sepanjang notaris menuangkan keinginan para pihak dalam sebuah akta notariil berdasarkan Pasal 1320 KUHPer, UUJN 2014 serta kode etik jabatan dan tidak menyimpang dan melanggar, maka akta notariil tersebut sah. Berdasarkan Pasal 1365 KUHPer, seorang notaris juga merupakan seseorang atau pribadi yang dapat dituntut di muka hukum, bila membawa kerugian kepada seorang lain, serta melanggar hukum yang mengaturnya (KUHPerdata, UUJN, Kode Etik). Tanggung jawab secara perdata seorang notaris merupakan konsekuensi logis yang harus dimintakan kepada seorang profesi hukum di dalam melaksanakan tugasnya, hal demikian ini berangkat dari pemikiran bahwa segala sesuatu yang dilakukan oleh seseorang harus dimintakan tanggung jawab secara hukum.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Sukresno, SH. M. Hum
Uncontrolled Keywords: Akta Notariil, Perbuatan Hukum, Perjanjian
Subjects: Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 17 Nov 2016 08:14
Last Modified: 17 Nov 2016 08:14
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6342

Actions (login required)

View Item View Item