Mengatasi Kecemasan Pra Pertandingan Dengan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Management Pada Atlet Karate Koni Kudus

Widayanti, Herlina (2016) Mengatasi Kecemasan Pra Pertandingan Dengan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Management Pada Atlet Karate Koni Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (859kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (199kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (378kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (442kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (134kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (112kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (181kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan penerapan layanan bimbingan kelompok teknik self management untuk mengatasi kecemasan pra pertandingan pada atlet Karate KONI Kudus. 2. Mengatasi kecemasan pra pertandingan pada atlet karate KONI Kudus melalui layanan bimbingan kelompok teknik self management. Layanan Bimbingan Kelompok adalah salah satu layanan bimbingan dan konseling yang dilakukan dengan format kelompok dengan anggota 8 – 15 orang dengan seorang ahli (konselor) sebagai pemimpin kelompok dan memanfaatkan dinamika kelompok untuk membahas topik aktual, dan secara bersama-sama dibahas oleh anggota kelompok. Selanjutnya kegiatan bimbingan kelompok ini juga bisa mencegah berkembangnya masalah dan dapat membantu mengambil keputusan yang lebih tepat. Dengan menggunakan layanan Bimbingan Kelompok dapat membantu konseli yang merasa cemas sebelum bertanding, karena tidak mampu mengontrol emosi. Penerapan teknik self management untuk mengatasi kecemasan pra pertandingan pada atlet digunakan dan diaplikasikan dalam layanan bimbingan kelompok. Pelaksanan teknik self management yaitu melalui tahap-tahap dimana atlet dengan sengaja mengamati tingkah lakunya yang merasa cemas serta mencatat perilaku tersebut dengan teliti. Setelah mengobservasi diri, kemudian atlet membandingkan hasil catatan tingkah laku tersebut dengan target tingkah laku yang dibuat oleh atlet. Perbandingan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas efensiensi program. Apabila program tersebut tidak berhasil, maka perlu ditinjau kembali program tersebut, apakah target tingkah laku yang ditetapkan memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi, perilaku yang ditargetkan tidak cocok, atau penguatan yang diberi tidak sesuai. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan metode Kualitatif adalah salah satu metode penelitian berdasarkan pengumpulan data secara subjektif yang sedang dialami pihak yang diteliti. Subyek dalam penelitian ini adalah 8 atlet karate KONI Kudus, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi dan wawancara secara mendalam sehingga nantinya mendapatkan data akurat terhadap permasalahan subyek. Hasil penelitian dari pra siklus, siklus I dan siklus II membuktikan bahwa kecemasan pra pertandingan pada atlet karate KONI Kudus mengalami penurunan tingkat kecemasan. Hal ini dilihat pada pra siklus klien mendapat skor rata-rata 16,1 dengan prosentase 32,2% dalam kategori sangat kurang. Pada siklus I mendapatkan skor rata-rata 26,2 dengan prosentase 52,4% dalam kategori cukup. Pada siklus II mendapatkan skor rata-rata 36,7 dengan prosentase 73,4% dalam kategori baik. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terjadi penurunan tingkat kecemasan atlet Karate KONI Kudus yang dimulai dari siklus I ke siklus Iimengalami peningkatan sebesar 10,5 (21%). Jadi penurunan tingkat kecemasan dari pra siklus mendapatkan skor rata-rata 16,1 dengan prosentase 32,2% dalam kategori sangat kurang sampai siklus II sebesar 20,6 (41,2%). Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini dikatakan berhasil karena “ ada penurunan tingkat kecemasan Atlet Karate KONI Kudus pada pra pertandingan” dan hipotesisi yang berbunyi: 1. Layanan bimbingan kelompok teknik self management dapat menurunkan kecemasan pra pertandingan pada Atlet Karate KONI Kudus bisa diterima karena telah memenuhi indikator keberhasilan. Kecemasan pra pertandingan dapat diatasi melalui layanan bimbingan kelompok teknik self management. 2. Kecemasan pra pertandingan pada atlet Karate KONI Kudus dapat dikurangi melalui layanan bimbingan kelompok teknik self management. Berdasarkan penelitian dilapangan peneliti dapat memberikan saran kepada: 1. Pengurus Forki dan Pelatih hendaknya juga memperhatikan mental atlet dengan memberikan solusi dan memberikan bimbingan secara periodik dalam membantu atlet agar prestasi atlet meningkat. 2. Diharapkan agar atlet dapat lebih bersemangat dan mampu berkonsentrasi penuh dalam setiap hal yang atelt lakukan.3. Diharapkan agar hasil penelitian ini bisa digunakan oleh peneliti berikutnya sebagai referensi.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Sucipto, M.Pd. Kons
Uncontrolled Keywords: Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Management. Atlet merasa cemas.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 22 Nov 2016 08:37
Last Modified: 22 Nov 2016 08:37
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6415

Actions (login required)

View Item View Item