Penerapan Konseling Behavioral Dengan Teknik Contingency Contracting Untuk Mengatasi Kurangnya Kedisiplinan Mengikuti Jadwalkegiatan Pondok Pada Santri Putri Ponpes Nuruth Thulab Salafiyah Syafi’iyah

Jumrotun, Siti (2016) Penerapan Konseling Behavioral Dengan Teknik Contingency Contracting Untuk Mengatasi Kurangnya Kedisiplinan Mengikuti Jadwalkegiatan Pondok Pada Santri Putri Ponpes Nuruth Thulab Salafiyah Syafi’iyah. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (708kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (255kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (406kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (379kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (446kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (270kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (233kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (261kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya kedisiplinan mengikuti jadwal kegiatan pondok pada santri putri Pondok Pesantren Nuruth Thulab Salafiyah Syafi’iyah, 2. Mendeskripsikan hasil penerapan konseling behavioral dengan teknik contingency contracting untuk mengatasi kurangnya kedisiplinan mengikuti jadwal kegiatan pondok pada santri putri pondok pesantren Nuruth Thulab Salafiyah Syafi’iyah. Konseling behavioral adalah suatu model konseling yang dilakukan oleh konselor yang berorientasi pada perubahan tingkah laku konseli dari yang maladaptif menjadi adaptif, sehingga perilaku konseli tersebut akan sesuai dengan tuntutan lingkungan. Teknik contingency contracting adalah suatu pengaturan kondisi konseli dalam proses konseling. Konseli dibentuk kesediannya untuk menampilkan tingkah laku yang diinginkan berdasarkan kontrak antara konseli dan konselor. Disiplin dalam mengikuti jadwal kegiatan pondok adalah usaha untuk memelihara perilaku santri agar tidak menyimpang dan mendorong santri untuk berperilaku sesuai norma, peraturan dan tata tertib yang berlaku di pondok pesantren. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif.Subjek yang diteliti adalah santri putri PonPes Nuruth Thulab Salafiyah Syafi’iyah sebanyak 3 orang santri putri (NUR, AWWF, TS) yang mempunyai kedisiplinan mengikuti jadwal kegiatan pondok yang rendah.Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik simpulan bahwa faktor penyebab rendahnya kedisiplinan mengikuti jadwal kegiatan pondok dan pengaruh penerapan konseling contingency contracting dari ketiga konseli yaitu: (1) Konseli NUR I faktor internal penyebab permasalahannya yaitu mudah terpengaruh, kurangnya kesadaran dan pemahaman akan menejemen waktu, tidak mempunyai rasa tanggung jawab atas kewajibannya dan rendahnya motivasi belajar dalam diri NUR. Sedangkan faktor eksternal yaitu pengaruh dari santri lain yang terbiasa tidak disiplin mengikuti jadwal kegiatan yang ada. (2) Konseli AWWF II faktor internal penyebab permasalahannya yaitu kurang mampunya AWWF untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan pondok pesantren, kurangnya kesadaran dan pemahaman akan menejemen waktu, kurangnya motivasi untuk mendisiplin diri, rendahnya motivasi belajar dalam diri AWWF, dan tidak mempunyai rasa tanggung jawab atas kewajibannya. Sedangkan faktor eksternal yaitu kurangnya bimbingan dan perhatian dari orang tua tentang pentingnya kedisiplinan diri, dan pengaruh dari santri lain yang terbiasa tidak disiplin mengikuti jadwal kegiatan yang ada. (3) Konseli III TS faktor internal penyebab permasalahannya yaitu kurangnya kesadaran dan pemahaman akan menejemen waktu, kurangnya motivasi untuk mendisiplin diri, tidak mempunyai rasa tanggung jawab atas kewajibannya. Sedangkan faktor eksternal yaitu pengaruh dari santri lain yang terbiasa tidak disiplin mengikuti jadwal kegiatan yang ada. Setelah dilakukan konseling behavioral dengan teknik contingency contracting mampu merubah perilaku NUR, AWWF dan TS menjadi perilaku yang diharapkan sesuai isi kontrak tingkah laku.Ini berati layanan konseling behavioral dengan teknik contingency contracting efektif untuk membuat NUR, AWWF dan TS menjadi disiplin mengikuti jadwal kegiatan pondok. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti memberikan saran kepada: (1) Ketua pondok perlu mengadakan pertemuan secara periodik dengan para ustadz yang mengajar di pondok pesantren untuk membahas permasalahan kedisiplin santri dalam mengikuti jadwal kegiatan. (2) Ustadz pondok hendaknya bisa lebih tegas pada santri jika tidak disiplin dalam mengikuti pembelajaran di pondok. (3) Hendaknya seluruh santri putri mampu menyadari akan tugas dan kewajibannya sebagai seorang santri untuk giat belajar menuntut ilmu. (4) Peneliti selanjutnya sebaiknya menindak lanjuti penelitian ini dengan berpijak pada hasil atau temuan yang telah diperoleh dalam penelitian ini.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Sucipto, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Konseling Behavioral, Teknik Contingency Contracting, Kedisiplinan Mengikuti Jadwal Kegiatan Pondok
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 22 Nov 2016 08:55
Last Modified: 22 Nov 2016 08:55
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6418

Actions (login required)

View Item View Item