Menangani Kebiasaan Merokok Siswa Kelas Xi Tkj Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Permainan Simulasi Smk Muhammadiyah Kudus

Andriyawati, Trisna (2016) Menangani Kebiasaan Merokok Siswa Kelas Xi Tkj Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Permainan Simulasi Smk Muhammadiyah Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (327kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (170kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (106kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (109kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (153kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mendiskripsikan kebiasaan merokok siswa sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi pada siswa kelas XI TKJ SMK Muhammadiyah Kudus Tahun Ajaran 2015/ 2016. 2. Menemukan seberapa besar peningkatan ketrampilan guru bimbingan konseling dalam layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi dapat menangani kebiasaan merokok pada siswa kelas XI TKJ SMK Muhammadiyah Kudus Tahun Ajaran 2015/ 2016 Kebiasaan merokok adalah membakar tembakau dengan menghisap asapnya yang dilakukan secara berulang-ulang dan dilakukan setiap hari. Kegiatan pemberian layanan bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh seorang peneliti secara kelompok. Proses pelaksanaan terdiri dari empat tahap yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan, dan tahap pengakhiran. Teknik permainan simulasi adalah belajar dengan cara simulasi sama seperti belajar dalam kehidupan yang sebenarnya. Model teknik permainan simulasi merupakan salah satu model pembelajaran yang memperhatikan pengetahuan awal siswa yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Hipotesis penelitian ini adalah: layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi dapat menangani kebiasaan merokok siswa kelas XI TKJ SMK Muhammadiyah Kudus Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Kudus Tahun Pelajaran 2015/ 2016. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus, setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ SMK Muhammadiyah Kudus sebanyak 8 oran. Variabel Bebas adalah layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi. Sedangkan variabel terikat adalah kebiasaan merokok. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis terhadap aktifitas siswa dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi menunjukkan hasil pada siklus I siswa dalam kategori cukup, yang artinya siswa dalam mengikuti konseling kelompok sudah cukup baik. Pada siklus II siswa dalam kategori baik, yang artinya siswa sudah mampu mengikuti bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi dengan baik. Berdasarkan analisis peneliti menunjukkan bahwa siswa mampu mengatasi kebiasaan merokok dengan hasil yaitu pada kondisi awal sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi siswa dalam kategori rendah, yang artinya siswa kurang mampu dalam menangani kebiasaan merokok. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi pada siklus I siswa dalam kategori cukup, yang artinya siswa sudah cukup mampu dalam mengatasi kebiasaan merokok. Pada siklus II siswa dalam kategori sangat baik, yang artinya siswa dalam mengatasi kebiasaan merokok sudah sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat diajukan saran-saran sebagai berikut: 1) Bagi Kepala Sekolah, Bagi kepala sekolah diharapkan dapat memberikan fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung agar dalam menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling dapat berjalan dengan baik, termasuk dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi. 2) Bagi Guru Pembimbing, Bagi guru pembimbing diharapkan dapat mengembangkan layanan-layanan bimbingan dan konseling salah satunya yaitu layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi yang berkaitan dengan menangani kebiasaan merokok. 3) Bagi siswa, Bagi siswa dengan adanya layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi diharapkan siswa dapat menangani kebiasaan merokok, sehingga dalam mencapai prestasi belajar dapat memperoleh hasil yang maksimal.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Sunardi, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Kebiasaan Merokok, Bimbingan Kelompok, Permainan Simulasi
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 30 Nov 2016 04:12
Last Modified: 30 Nov 2016 04:12
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6608

Actions (login required)

View Item View Item