Penerapan Konseling Individu Dengan Teknik Behavior Contract Untuk Mengatasi Motivasi Bersekolah Yang Rendah Pada Anak Dari Keluarga Poligami Di Desa Getassrabi Gebog Kudus

Oktaviyanti, Silvi (2017) Penerapan Konseling Individu Dengan Teknik Behavior Contract Untuk Mengatasi Motivasi Bersekolah Yang Rendah Pada Anak Dari Keluarga Poligami Di Desa Getassrabi Gebog Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal judul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (191kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (329kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (314kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (102kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (183kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Dalam penelitian ini bertujuan untuk: 1. Untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab anak dari keluarga poligami di desa getassrabi gebog kudus memiliki motivasi bersekolah yang rendah. 2. Untuk mengetahui motivasi bersekolah yang rendah pada anak dari keluarga poligami di desa getassrabi gebog kudus melalui konseling individu dengan teknik behavior contract. Motivasi bersekolah yang rendah adalah rendahnya semangat anak untuk melakukan sekolah sehingga anak mengacuhkan atau mengabaikan sekolah, motivasi bersekolah adalah kunci utama untuk memperlancar dan merangsang konseli dalam melakukan sekolah.Keluarga poligami adalah suatu keluarga dimana seorang ayah atau suami beristri lebih dari satu. Untuk mengatasi motivasi bersekolah yang rendah pada anak dari keluarga poligami di desa getassrabi gebog kudus dapat melalui layanan konseling individu dengan teknik behavior contract. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan observasi.Subjek yang diteliti adalah anak dari keluarga poligami di desa getassrabi gebog kudus, ada 3 (tiga) klien yang mengalami motivasi bersekolah yang rendah yaitu LF, MU, dan FOF. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis, dapat disimpulkan penyebab ketiga klien mengalami motivasi bersekolah yang rendah. 1. Klien LF mengalami motivasi bersekolah yang rendah disebabkan oleh kurangnya perhatian dari orang tua, kurangnya komunikasi dengan orang tua, dan selalu dibanding-bandingkan dengan orang lain. 2. Klien MU mengalami motivasi bersekolah yang rendah disebabkan oleh kurangnya perhatian dari orang tua dan ejekan dari teman-teman sekolah.3. Klien FOF mengalami motivasi bersekolah yang rendah disebabkan oleh kurangnya perhatian orang tua dan kurangnya komunikasi dengan orang tua.Dari permasalahan tersebut peneliti menggunakan layanan konseling individu dengan teknik behavior contract untuk mengatasi motivasi bersekolah yang rendah pada anak dari keluarga poligami di desa getassrabi gebog kudus. Berdasarkan penemuan di lapangan, peneliti dapat memberikan saran kepada : 1. Orang tua : a) kepada orang tua klien agar lebih meningkatkan dalam memberikan perhatian kepada anak-anaknya, karena dengan adanya perhatian orang tua klien akan dapat meningkatkan motivasi bersekolah. b). adanya kesibukan orang tua : luangkan waktu untuk anak, jangan hanya memikirkan kesibukan dan diri sendiri, jadikan anak nomor satu di bandingkan dengan kesibukan agar tidak terjadi disfungsi sosialisasi dalam keluarga. c). kondisi apapun yang terjadi dalam keluarga, pendidikan anak seharusnya tetap menjadi prioritas. 2. Klien : klien yang mengalami motivasi bersekolah yang rendah diharapkan dapat lebih memahami keadaan yang ada pada dirinya dan memahami dampak yang ditimbulkan oleh perilaku motivasi bersekolah yang rendah, sehingga klien dapat lebih percaya diri, rajin bersekolah, dan berprestasi. 3. Peneliti : untuk pengembangan penelitian selanjutnya, maka bagi peneliti nantinya dalam upaya mengatasi motivasi bersekolah yang rendah pada anak dari keluarga poligami hendaknya lebih memahami kondisi keadaan klien dalam menghadapi kesulitan-kesulitan yang muncul terkait dengan permasalahan yang dialami oleh klien dan menggunakan berbagai teknik lebih bervariatif sesuai dengan permasalahan yang dialami oleh klien. Selain itu dalam melakukan penelitian harus memperbanyak referensi agar mempunyai banyak bekal dalam melakukan penelitian dan akan lebih mudah dalam menerapkan konseling individu dengan teknik behavior contract.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Drs, Santoso, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Motivasi Bersekolah yang Rendah pada Anak dari Keluarga Poligami, Konseling Individu dengan Teknik Behavior Contract.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 25 Apr 2017 02:01
Last Modified: 25 Apr 2017 02:01
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6835

Actions (login required)

View Item View Item