Studi Komparatif Akibat Hukum Perkawinan Terhadap Status Anak Luar Kawin Menurut Kompilasi Hukum Islam Dan Putusan Mk No. 46/Puu-Viii/2010

Ulfah, Mariana (2017) Studi Komparatif Akibat Hukum Perkawinan Terhadap Status Anak Luar Kawin Menurut Kompilasi Hukum Islam Dan Putusan Mk No. 46/Puu-Viii/2010. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (hal judul) - Accepted Version
Download (726kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (267kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (302kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (120kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (323kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to hanya untuk Staf Repositori

Download (112kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (246kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul“STUDI KOMPARATIF AKIBAT HUKUM PERKAWINAN TERHADAP STATUS ANAK LUAR KAWIN MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PUTUSAN MK NO. 46/PUU-VIII/2010”ini secara umum bertujuan Untuk mengetahui bagaimanakah Pengaturan Perkawinan Wanita Terhadap Status Anak Menurut Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Bagaimanakah Akibat Hukum Dari Status anak Luar KawinMenurut Kompilasi Hukum Islam dan Putusan MK. No 46/PUU-VIII/2010. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian dalam penulisan hukum ini adalah bersifat deskriptifanalitis. Setelah data diperoleh, maka disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisis secara kualitatif, sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas dan selanjutnya disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Hasil penelitian menunjukan Bahwa dalam Kompilasi Hukum Islam Pasal 53 mengatur ketentuan seorang wanita hamil di luar nikah, dapat dikawinkan dengan pria yang menghamilinya, perkawinan tersebut dapat dilakukan tanpa menunggu kelahiran anaknya dan tidak diperlukan perkawinan ulang setelah anak yang dikandung lahir. Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan yang menyatakan bahwa perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya. Akibat hukum Perkawinan terhadap status Anak Luar Kawin Menurut Kompilasi Hukum Islam dalam ketentuan Pasal 100 menyatakan bahwa anak yang lahir di luar perkawinan (anak tidak sah) hanya mempunyai hubungan nasab dengan ibunya dan keluarga ibunya. Menurut Putusan MK. No 46/PUU-VIII/2010 Anak luar kawin mempunyai hubungan perdata dengan ayahnya yang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Sukresno, SH.,M.Hum
Uncontrolled Keywords: Perkawinan, wanita hamil, anak luar kawin
Subjects: Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 26 May 2017 03:01
Last Modified: 26 May 2017 03:01
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/7265

Actions (login required)

View Item View Item