Peningkatan Pemahaman Bahaya Pergaulan Bebas Pada Anak Usia Pubertas Melalui Layanan Informasi Dengan Teknik Assertive Pada Siswa Kelas Vii-F Smp Negeri 1 Jepara

VOLITA, MEILA (2017) Peningkatan Pemahaman Bahaya Pergaulan Bebas Pada Anak Usia Pubertas Melalui Layanan Informasi Dengan Teknik Assertive Pada Siswa Kelas Vii-F Smp Negeri 1 Jepara. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (halaman judul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (205kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (300kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (543kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (229kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (192kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (129kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (896kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan layanan informasi dengan teknik assertive untuk meningkatkan pemahaman bahaya pergaulan bebas pada siswa kelas VII-F SMP Negeri 1 Jepara, 2. Memperoleh peningkatan pemahaman bahaya pergaulan bebas melalui layanan informasi denga teknik assertive pada siswa kelas VII-F SMP Negeri 1 Jepara. Pergaulan bebas merupakan suatu pergaulan yang mengarah pada tindakan atau perbuatan yang negatif dan terkadang disalah artikan oleh anak usia pubertas. Karena pada usia mereka belum mengerti tentang bagaimana pergaulan yang sebenarnya, rasa ingin tahu yang tinggi membuat mereka ikut dalam pergaulan yang ada disekitar mereka tanpa mengetahui sisi baik buruknya. Untuk mewujudkan pemahaman mengenai bahaya pergaulan bebas peneliti berupaya untuk meningkatkan pemahaman Bahaya Pergaulan Bebas melalui Layanan Informasi dengan Teknik Assertive. Masalah penelitian ini adalah bagaimana penerapan layanan informasi dengan teknik asseritve dapat meningkatkan pemahaman bahaya pergaulan bebas pada anak usia pubertas siswa kelas VII F SMP Negeri 1 Jepara? Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas VII-F SMP Negeri 1 Jepara, sebanyak 34 siswa yang memiliki pemahaman bahaya pergaulan bebas yang rendah. Penelitian dilakukan dua siklus (Siklus I Dan Siklus II). Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan setiap satu pertemuan membahas 1 materi dengan alokasi waktu 40 menit. Hasil penelitian Pra Siklus Pemahaman Bahaya Pergaulan Bebas menunjukkan kategori (K) Kurang dengan rata-rata skor 47%. Siklus I Pemahaman Bahaya Pergaulan Bebas mengalami peningkatan dalam kategori (C) Cukup dengan rata-rata skor 57% yang berarti mengalami peningkatan rata-rata skor 10% dari prasiklus. Siklus II Pemahaman Bahaya Pergaulan Bebas dalam kategori (B) Baik dengan rata-rata skor 69% yang berarti ada peningkatan. Peningkatan aktifitas siswa dalam layanan informasi dengan teknik assertive mengalami peningkatan pada siklus I skor rata-rata 58% dalam kategori (C) Cukup dan pada siklus II skor rata-rata 71% dalam kategori (B) Baik. Simpulan hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan Pemahaman Bahaya Pergaulan Bebas mulai dari Pra Siklus skor rata-rata 47% kategori Kurang, Siklus I skor rata-rata 57% dalam kategori Cukup dan Siklus II skor rata-rata 69% dalam kategori Baik. Hasil penelitian aktifitas siswa pada siklus I skor rata-rata 58% (Cukup) dan pada siklus II skor rata-rata 71% (Baik). Dengan demikian layanan informasi dengan teknik assertive efektif untuk meningkatkan pemahaman bahaya pergaulan bebas. Disarankan kepada: 1. Kepala Sekolah, penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan penyusunan kebijakan sekolah agar perkembangan siswa berjalan dengan baik. 2. Guru Pembimbing, agar memberikan layanan informasi dengan teknik assertive berkaitan dengan pemahaman bahaya pergaulan bebas kepada siswa secara intensif serta sesuai dengan kebutuuhan siswa agar potensi siswa dapat berkembang secara optimal. 3. Siswa, agar dapat menciptakan pergaulan yang baik dan mampu menghindari pergaulan bebas dengan teknik assertive.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: pembimbing 1 :Drs. Sucipto, M.Pd. Kons.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Bahaya Pergaulan Bebas. Layanan Informasi Dengan Teknik Assertive.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 19 Feb 2018 02:55
Last Modified: 19 Feb 2018 02:55
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8151

Actions (login required)

View Item View Item