Tanggung Jawab Perusahaan Ekspedisi Pengiriman Barang Dalam Hal Terjadi Wanprestasi

PURWANTO, MOHAMAD HENDRIX (2017) Tanggung Jawab Perusahaan Ekspedisi Pengiriman Barang Dalam Hal Terjadi Wanprestasi. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (hal. judul) - Accepted Version
Download (448kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (148kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (333kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (81kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (264kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (68kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (142kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN EKSPEDIS PENGIRIMAN BARANG DALAM HAL TERJADI WANPRESTASI ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tanggung jawab perusahaan ekspedisi dalam hal terjadi wanprestasi berupa keterlambatan, kerusakan atau kehilangan surat dan paket. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan data sekunder yaitu selain menggunakan data yang diperoleh dari lapangan digunakan juga data kepusatakaan dari literatur yang berisi tentang teori-teori, pendapat para ahli dan lain-lain yang berhubungan dengan pokok permasalahan, yang digunakan sebagai landasan pemikiran yang bersifat teoritis, disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Syarat dalam pengiriman barang yaitu dengan cara mengisi AWB (Air Waybill)/Connot, yaitu form pengisian pengiriman barang. Air Waybill harus diisi dengan nama dan alamat yang lengkap, jelas, benar dan terbaca agar barang atau dokumen yang akan dikirim bisa sampai ke tempat yang dituju.. Apabila barang-barang tersebut layak untuk dikirim, maka pihak PT. JNE EXPRES KUDUS akan memproses pengiriman barang/dokumen tersebut dengan mengeluarkan AWB (Air Waybill) sebagai dokumen perjanjian pengiriman barang yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. AWB (Air Waybill) tersebut berisikan hak dan kewajiban para pihak. Tanggung jawab PT. JNE EXPRES KUDUS terhadap barang yang hilang atau rusak yaitu dengan cara mengganti kerugian sebesar 10 kali biaya pengiriman, kecuali jika PT. JNE EXPRES KUDUS dapat membuktikan secara benar dan jelas bahwa kesalahan tersebut bukan kesalahan dari PT.JNE EXPRES KUDUS, melainkan akibat kelalaian dan kesalahan dari pihak pengirim barang atau karena terdapat keadaan memaksa yang mengakibatkan barang muatan tersebut tidak sampai di tangan pihak penerima barang, sehingga membebaskan PT. JNE EXPRES KUDUS dari tuntutan yang diajukan oleh pihak pengirim barang.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: pembimbing 1 :Dr. SUPARNYO, SH. MS.
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Tanggung Jawab, Pengiriman Barang
Subjects: Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 20 Feb 2018 07:50
Last Modified: 20 Feb 2018 07:50
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8208

Actions (login required)

View Item View Item