PENGARUH DOSIS DAN FREKUENSI PEMBERIAN MOL BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L . )p;

MUTTAQIN, MUHAMMAD ZAKI (2018) PENGARUH DOSIS DAN FREKUENSI PEMBERIAN MOL BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L . )p;. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (hal. judul) - Accepted Version
Download (617kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (175kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (220kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (224kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (374kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (164kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (224kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (830kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini yang bertujuan untuk menelaah tentang pengaruh dosis pemberian mol batang pisang dan frekuensi pemberian terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau dilaksanakan di desa Klaling ,Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, sejak bulan November sampai dengan Februari 2018. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial berdasarkan (3x3) + 1 kontrol Rancangan Acak Kelompok Lengkap ( RAKL ) yang terdiri dari dua faktor sebagai perlakuan dan tiga kali ulangan sebagai blok. Faktor pertama yaitu dosis mol batang pisang (D), dan faktor kedua yaitu frekuensi pemberian mol batang pisang (F) Perlakuan dosis mol batang pisang berpengaruh terhadap parameter Jumlah Cabang umur 4 MST , bobot brangkasan segar ,bobot brangkasan kering dan bobot biji kering per tanaman. Pada jumlah cabang tertinggi yaitu D3 (40 ml) 3,89 dan terendah D2(30 ml) 3,15 , pada bobot brangkasan segar tertinggi D1(20 ml) 77.89 dan terendah D3(40 ml) 58,29, pada brangkasan kering D1(20 ml) 50,59 dan terendah D3(40 ml) 44,91, pada bobot biji kering per tanaman tertinggi D1(20 ml) 29,67 dan terendah D0(control) 22,17. Perlakuan frekuensi berpengaruh pada parameter tinggi tanaman umur 3 MST ,5 MST dan 6 MST. Pada 3 MST tertinggi F1 (satu kali ) 10,26 dan terendah F3(tiga kali) 7,48 ,pada 5 MST tertinggi F1(satu kali) 24,56 dan terendah F2(dua kali) 22,52 dan pada 6 MST F3(tiga kali) 32,52 dan terendah F2(31,41)

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Ir. Zed Nahdi, M.Sc
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Agrikultura. Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 31 May 2018 02:28
Last Modified: 31 May 2018 02:28
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8784

Actions (login required)

View Item View Item