MENGATASI RENDAHNYA DISIPLIN DIRI MELALUI KONSELING BEHAVIORISTIK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT PADA SISWA SMK NU MA’ARIF KUDUS

MAIMUN, MOHAMMAD (2018) MENGATASI RENDAHNYA DISIPLIN DIRI MELALUI KONSELING BEHAVIORISTIK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT PADA SISWA SMK NU MA’ARIF KUDUS. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (cover) - Accepted Version
Download (906kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (251kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (363kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (468kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (540kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (253kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (232kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (230kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bimbingan dan konseling di SMK NU Maarif Kudus diperoleh informasi bahwa di kelas XI TKR 2 terdapat dua siswa yang masalah rendahnya disiplin diri, seperti: tidak mengerjakan PR/tugas sekolah, sering datang terlambat ke sekolah, sering membolos, sering tidur di kelas, sering pergi keluar rumah sampai malam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Faktor apakah yang paling menonjol yang berkaitan dengan kebiasaan kurang disiplin pada siswa SMK NU Ma’arif Kudus?, (2) Apakah kebiasaan kurang disiplin dapat diatasi, setelah diberikan layanan konseling behavioristik dengan teknik self managment?. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan penyebab perilaku kurang disiplin yang dilakukan siswa SMK NU Ma’arif Kudus, (2) Dapat mengatasi rendahnya disiplin diri pada siswa SMK NU Ma’arif Kudus setelah pemberian layanan konseling behavioristik dengan teknik self management. Disiplin adalah sebuat aturan yang dibuat untuk melatih dan menghukum agar anak secara suka rela melakukan apa yang menjadi aturan pemimpinnya, yang dimaksud dengan pemimpin bisa disebut guru maupun orang tua. Penelitian studi kasus ini dilakukan secara terperinci dan mendalam terhadap gejala tertentu, meliputi: identifikasi kasus, analisis, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi dan tindak lanjut. Subjek penelitian ini adalah dua siswa kelas XI TKR 2 yang tercatat sebagai siswa yang memiliki perilaku rendahnya disiplin diri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: (1) Wawancara, (2) Observasi, (3) Dokumentasi, dan (4) Kunjungan Rumah. Hasil penelitian dan pembahasan kasus 1. Konseli I (AN) faktor internal yang mempengaruhi perilaku kurang disiplin yaitu kurangnya kesadaran tentang pentingnya disiplin, sedangkan faktor eksternal yaitu kurangnya perhatian orang tua. Setelah dilakukan konseling selama 3 kali dengan penerapan teknik self management, konseli dapat menunjukkan perubahan yang lebih disiplin. Ini berarti penerapan teknik self management dapat membantu mengatasi rendahna disiplin diri pada konseli, 2. Konseli II (SW) faktor internal yang mempengaruhi perilaku kurang disiplin yaitu kurangnya kesadaran pentingnya disiplin diri dan kurangnya management waktu, sedangkan faktor eksternalnya yaitu pengaruh lingkungan teman bermain dan kurangnya perhatian orang tua. Setelah dilakukan konseling selama 3 kali dengan penerapan teknik self management, konseli dapat menunjukkan perubahan yang lebih disiplin. Ini berarti penerapan teknik self management dapat membantu mengatasi rendahnya disiplin diri pada konseli. Berdasarkan hasil pembahasan hasil pembahasan dan analisis di atas peneliti dapat menyimpulkan bahwa penerapan teknik self management dapat membantu mengatasi rendahnya disiplin diri pada siswa kelas XI TKR 2 SMK NU Maarif Kudus Tahun 2017/2018. Dengan demikian peneliti menyarankan bagi kepala sekolah untuk mengadakan pengecekan secara periodik dengan konselor sekolah, guru wali kelas, dan guru mata pelajaran mengenai disiplin diri siswa. Kepada konselor sekolah sebaiknya menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan oleh peneliti secara lebih baik dan bisa menerapkan layanan konseling teksin self management untuk menangani masalah rendahnya disiplin diri siswa. Kepada guru wali kelas sebaiknya bisa menggunakan hasil penelitian untuk memperhatikan dan mengenali permasalahan- permasalahan siswa secara lebih mendalam. Kepada penelian selanjutnya hendaknya menindaklanjuti penelititan ini dengan berpijak pada hasil/ temuan yang telah diperoleh dalam penelitian ini, sehingga kedepannya penerapan teknik self management mampu mengatasi rendahnya disiplin diri siswa.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Drs. Susilo Rahardjo, M.Pd. Kons
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Teknik Self Management, Disiplin Diri
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 09 Jun 2018 03:25
Last Modified: 09 Jun 2018 03:25
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/9011

Actions (login required)

View Item View Item