PENGENDALI SUHU PADA PERANGKAT POWER AMPLIFIER MENGGUNAKAN SENSOR LM35 BERBASIS ARDUINO UNO

PRISMA YUDHA, EVRIL (2018) PENGENDALI SUHU PADA PERANGKAT POWER AMPLIFIER MENGGUNAKAN SENSOR LM35 BERBASIS ARDUINO UNO. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (hal judul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (539kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (976kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (495kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (468kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (672kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Amplifier merupakan pesawat elektronika yang berfungsi mengubah sinyal listrik suara yang lemah menjadi sinyal suara yang kuat. Pada rangkaian audio amplifier yang bekerja utama sebagai penguat adalah pada transistor final, maka pada transistor final inilah yang menyebabkan power amplifier panas. Apabila power amplifier mengalami kenaikan suhu yang terlalu tinggi, maka komponen pada amplifier dapat mengakibatkan keruskan. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat pengendali suhu perangkat power amplifier, supaya perangkat power amplifier tidak mudah rusak akibat kenaikan suhu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pembuatan hardware, pembuatan software, pengujian alat, kemudian pengambilan data. Parameter yang diukur dalam pengendali suhu perangkat power amplifier adalah waktu, suhu, serta kondisi peltier dan kipas dc12v, tahapannya yaitu mengkalibrasi sensor LM35 untuk menentukan nilai sensor agar sama seperti alat ukur, dan dilanjutkan dengan menganalisa kinerja alat. Pada pe ngujian pertama alat pengendali belum bekerja pada menit 0 – 30 dengan suhu dibawah 40o C, dan mulai bekerja pada menit ke 45 – 180 dengan keadaan suhu 42o C – 44o C. Pada pengujian kedua pada menit 0 – 30 belum mulai bekerja, pengendali mulai bekerja pada menit ke 30 – 180. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada pengujian pertama, peltier dan kipas dc 12v dapat bekerja dengan baik sesuai dengan yang di perintah program arduino, pada pengujian pertama ini mulai bekerja pada menit ke 45 dengan suhu 42,78o C. Suhu mengalami kenaikan tertinggi pada menit ke 150 dengan suhu 48,33o C. Respon sistem pada pengujian pertama ini nilai rise time ditunjukkan pada menit ke 45, overshoot 6,95%, time peak pada menit ke 45 . Sistem kendali suhu mulai stabil membutuhkan waktu selama 165 menit. Pada pengujian kedua, peltier dan kipas dc 12v dapat bekerja dengan baik sesuai dengan yang di perintah program arduino, pada pengujian kedua ini mulai bekerja pada menit ke 45 dengan suhu 40,41o C. Suhu mengalami kenaikan tertinggi pada menit ke 165 dengan suhu 47,32o C. Respon sistem pada pengujian kedua ini nilai rise time ditunjukkan pada menit ke 45, overshoot 1,025%, time peak pada menit ke 45 . Sistem kendali suhu mulai stabil membutuhkan waktu selama 185 menit.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Mohammad Dahlan, S.T., M.T.
Uncontrolled Keywords: Amplifier, sensor LM35, peltier, kipas dc12v, suhu
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 29 Dec 2018 04:12
Last Modified: 29 Dec 2018 04:12
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/9692

Actions (login required)

View Item View Item