ANALISA PENGARUH TEMPERATUR UAP PADA SISTEM DESTILASI MINYAKATSIRI METODE UAP MENGGUNAKAN BAHAN BAKU DAUN SERAI(CYMBOPOGON NARDUS) TERHADAP MINYAKHASIL DESTILASI

TITIS JULIARTA, PANGKI (2018) ANALISA PENGARUH TEMPERATUR UAP PADA SISTEM DESTILASI MINYAKATSIRI METODE UAP MENGGUNAKAN BAHAN BAKU DAUN SERAI(CYMBOPOGON NARDUS) TERHADAP MINYAKHASIL DESTILASI. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (cover) - Accepted Version
Download (670kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to hanya untuk Staf Repositori

Download (246kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to hanya untuk Staf Repositori

Download (505kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to hanya untuk Staf Repositori

Download (323kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to hanya untuk Staf Repositori

Download (540kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to hanya untuk Staf Repositori

Download (205kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (85kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to hanya untuk Staf Repositori

Download (882kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Minyak atsiri merupakan minyak yang mudah menguap atau minyak terbang yang disebut juga minyak esensial oil yang berwujud cairan yang diperoleh bagian tanaman dari akar,kulit,batang,daun,buah,maupun dari bunga dengan cara di ekstrak atau destilasi. Tanaman yang mengandung minyak atsiri dan berpotensi untuk dikembangkan yaitu serai wangi (cympobogon nardus). Minyak atsiri serai wangi diperoleh dengan cara penyulingan. Destilasi merupakan proses dimana memisahkan dua atau lebih senyawa zat yang cair berdasarkan pada titik didih tertentu. Metodologi yang digunakan meliputi studi literatur pada artikel terkait,persiapan alat dan bahan,serta proses pengujian dengan variasi temperatur yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil terbanyak yang diperoleh dengan cara destilasi dengan variasi temperatur uap yaitu pada temperatur 700 C, 800 C,dan 900 C.Hasil pada penelitian ini didapatkan minyak pada 10 menit pertama hingga 10 menit ke sebelas minyak yang dihasilkan lebih banyak dan untuk 10 menit ke duabelas hingga ke delapan belas minyakyang dihasilkan sedikit karena minyak yang terkandung di bahan sudah mulai menurun atau sudah habis setelah di ekstrak selama 1 jam 50 menit, sehingga hasil perolehan variasi temperatur yang berbeda-beda maka perolehan yang terendah pada temperature 700 C yaitu 90 ml dan nilai tertinggi pada temperaturr 900 C yaitu 157 ml.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Rochmad Winarso, S.T., M.T.
Uncontrolled Keywords: Minyak atsiri, serai wangi,destilasi tipe uap, variasi temperatur.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Teknik > D3 Teknik Mesin
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 29 Dec 2018 01:42
Last Modified: 29 Dec 2018 01:42
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/9889

Actions (login required)

View Item View Item