Tanggung jawab pelaku usaha salon clarissa Kepada konsumen dalam penggunaan produk Kosmetik di kecamatan gerih kabupaten ngawi

INE, FEBREY PUTRI (2019) Tanggung jawab pelaku usaha salon clarissa Kepada konsumen dalam penggunaan produk Kosmetik di kecamatan gerih kabupaten ngawi. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (433kB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (419kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (526kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (380kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (652kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (307kB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (279kB)
[img] PDF (Abstrak) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (174kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA SALON CLARISSA KEPADA KONSUMEN DALAM PENGGUNAAN PRODUK KOSMETIK DI KECAMATAN GERIH KABUPATEN NGAWI ini secara umum bertujuan untuk memahami tanggung jawab pelaku usaha salon Clarissa di Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi kepada konsumen terhadap penggunaan produk kosmetik Nugrahati Clarissa Cream dan untuk memahami langkah hukum apa yang dapat ditempuh konsumen apabila pelaku usaha tidak bertanggungjawab terhadap resiko negatif penggunaan produk kosmetik Nugrahati Clarissa Cream. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan data sekunder yaitu selain menggunakan data yang diperoleh dari lapangan digunakan juga data kepusatakaan dari literatur yang berisi tentang teori-teori, pendapat para ahli dan lain-lain yang berhubungan dengan pokok permasalahan, yang digunakan sebagai landasan pemikiran yang bersifat teoritis, disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Tanggung jawab Pelaku Usaha Salon Clarissa di Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi kepada konsumen terhadap penggunaan produk kosmetik tidak dilaksanakan oleh Pelaku Usaha meskipun ada Konsumen yang mengalami kerugian akibat menggunakan krim kosmetik produk Salon Clarisa. Alasan Pelaku Usaha tidak bertanggungjawab adalah semua produk Salon Clarissa yang dijual telah di uji ulang oleh Apoteker dan Dokter. Pihaknya juga memberikan surat notifikasi yang pernah diajukan ke BPOM beberapa tahun lalu yang menunjukkan bahwa produknya telah layak untuk diedarkan dan apabila terdapat informasi kadaluarsa pihak pelaku usaha langsung menggantinya dengan yang baru. Langkah hukum yang dapat ditempuh konsumen apabila Pelaku Usaha tidak bertanggungjawab terhadap penggunaan produk kosmetik yang tidak cocok bagi konsumen dapat dilakukan dengan menempuh salah satu dari ketiga cara penyelesaian yang ditawarkan oleh Pasal 45 ayat (2). Sesuai keinginan dan kesepakatan para pihak yang bersengketa sehingga dapat menciptakan hubungan baik antara Pelaku Usaha dengan Konsumen. Berdasarkan ketentuan Pasal 45 ayat (2) UUPK penyelesaian sengketa konsumen dapat dilakukan dengan cara Penyelesaian damai oleh para pihak yang bersengketa (Pelaku Usaha dan Kosumen) tanpa melibatkan pengadilan atau pihak ketiga yang netral.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dr. SUBARKAH, SH., MHum Pembimbing 2 : Dr.Dra.Sulistyowati, SH, CN
Uncontrolled Keywords: Pelaku Usaha, Konsumen, Produk Kosmetik
Subjects: Hukum
Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Hukum > Hukum negara > Teori dan prinsip hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 25 Jul 2019 06:31
Last Modified: 25 Jul 2019 06:31
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/10826

Actions (login required)

View Item View Item