Tinjauan yuridis terhadap putusan hakim Dalam tindak pidana penodaan agama (studi putusan nomor 1537/pid.b/2016/pn.jkt.utr)

NIDA, NURUZ ZAHROH DESY SYIFAUN (2018) Tinjauan yuridis terhadap putusan hakim Dalam tindak pidana penodaan agama (studi putusan nomor 1537/pid.b/2016/pn.jkt.utr). Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (250kB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (200kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (220kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (94kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (328kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (40kB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (166kB)
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Skripsi yang berjudul Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Hakim dalam Tindak Pidana Penodaan Agama(Studi Putusan Nomor 1537/Pid.B/2016/PN.Jkt.Utr)secara umum bertujuan untuk mengetahui pembuktian serta pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 1537/Pid.B/2016/PN.Jkt.Utr. Guna mengetahui pembuktian unsur tindak pidana penodaan agama serta pertimbangan hukum hakim digunakan metode pendekatan yuridis normatif yaitu dengan studi kepustakaan dengan metode analisis data yang bersifat deduktif. Berdasarkan hasil pembahasan dapat dijelaskan bahwapertama, pembuktian unsur tindak pidana penodaan agama pada Putusan Nomor 1537/Pid.B/2016/PN.Jkt.Utr diperoleh melalui alat-alat bukti yaitu keterangan saksi, keterangan ahli, surat dan keterangan terdakwa. Pada pembuktian unsur penodaan agama lebih ditekankan terhadap alat bukti keterangan ahli yang digolongkan dalam ahli bahasa, ahli agama dan ahli hukum pidana. Kedua, hakim menyatakan bahwa perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 156a huruf a KUHP. Sehingga dapat disampaikan dalam hal ini hakim menggunakan interpretasi multidisipliner. Merujuk atas kedua permasalahan dan hasil pembahasan, kepada tim penyusun Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana untuk memasukkan pengaturan kriteriakhusus penodaan agama dalam ius constituendum.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dr. Hidayatullah, S.H., M.Hum Pembimbing 2 : Henny Susilowati, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: penodaan agama, pembuktian, alat bukti.
Subjects: Hukum
Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Hukum > Hukum negara > Teori dan prinsip hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 15 Aug 2019 03:12
Last Modified: 15 Aug 2019 03:12
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/11060

Actions (login required)

View Item View Item