UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA DALAM BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS V SD 6 JEKULO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Fitriani, Eris (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA DALAM BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS V SD 6 JEKULO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (1066Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (78Kb)
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (128Kb)
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (264Kb)
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (379Kb)
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (39Kb)
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (20Kb)
                [img]
                Tinjau ulang
                PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (48Kb) | Tinjau ulang
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (6Mb)

                    Abstrak

                    Fitriani, Eris. 2013. Upaya Meningkatkan Kemandirian Siswa dalam Belajar Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas V SD 6 Jekulo Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi Program Studi Bimbingan Dan Konseling di Universitas Muria Kudus, Dosen Pembimbing (i) Dra. Sumarwiyah, M.Pd.Kons. Dosen Pembimbing (ii) Dra. Hj. Sutarti, SE, MM. Kata Kunci: Kemandirian Belajar, Layanan Bimbingan Kelompok Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemandirian belajar yang berdampak pada prestasi siswa kelas V SD 6 Jekulo Kudus dengan dasar observasi yang dilakukan selama 3 hari yaitu hari rabu 23 mei 2013 sampai jumat 25 mei 2013 dengan wawancara kepada guru kelas V (kolaborator). Rendahnya kemandirian belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu faktor dari dalam diri siswa sedangkan eksternal yaitu faktor dari luar diri siswa, misalnya: terpengaruh oleh orang lain. Sehingga apabila hal ini tidak segera ditangani, maka akan berdampak pada prestasi belajar siswa. Berdasarkan latar belakang dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: Bagaimanakah Layanan Bimbingan Kelompok Dapat Meningkatkan kemandirian Siswa dalam Belajar Siswa Kelas V SD 6 Jekulo Kudus Tahun Pelajaran 2012/20l3?. Tujuan penelitian yaitu: 1. Mendeskripsikan kemandirian belajar sebelum dan sesudah diberi layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas V SD 6 Jekulo kudus tahun pelajaran 2012/ 2013. 2. Menemukan seberapa besar peningkatan kemandirian belajar melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas V SD 6 Jekulo Kudus tahun pelajaran 2012/ 2013. Kajian pustakanya adalah kemandirian belajar, dan layanan bimbingan kelompok. Hipotesis penelitian adalah Ada peningkatan kemandirian belajar dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas V SD 6 Jekulo Kudus Tahun Pelajaran 2012/ 2013. Subyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD 6 Jekulo Kudus, sebanyak 8 siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah. Variabel penelitian: kemandirian belajar (variabel terikat) dan layanan bimbingan kelompok (variabel bebas). Metode pengumpulan data dengan metode pokok observasi dan metode pendukung wawancara serta observasi. Analisis data menggunakan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3x pertemuan, tiap siklus terdiri dari 4 tahapan. Data diperoleh dari observasi yang dilakukan secara langsung bersama guru kelas V. Selain latar belakang rendahnya kemandirian belajar penelitian ini, dilakukan berdasarkan data hasil observasi terhadap 10 indikator penilaian. Indikator tersebut meliputi siswa dapat berpikir secara kreatif dan inovatif, tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, mampu berpikir secara mendalam, menyelesaikan masalah sendiri tanpa minta bantuan orang lain, berusaha bekerja dengan penuh ketekunan dan disiplin, bertanggung jawab atas tindakannya, dapat mengendalikan diri, memperoleh kepuasan atas usahanya sendiri, tidak rendah diri ketika berbeda pendapat dengan orang lain, tidak lari dari masalah atau menghindari masalah. Hasil observasi 8 siswa pada pratindakan sebelum menggunakan layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa yang rendah yaitu terdapat 8 (100%) siswa dengan kategori sangat kurang (SK) dengan nilai rata-rata sebesar 17 termasuk kategori sangat kurang (SK). Setelah menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siklus I dipertemuan III diperoleh hasil 2 (25%) siswa dengan kategori sangat kurang (SK) dan 6 (75%) siswa dengan kategori kurang dengan nilai rata-rata sebesar 23,7 termasuk kategori kurang (K). Kemudian pada siklus II pada pertemuan III meningkat lagi dengan hasil 2 (25%) siswa kategori cukup (C) dan 6 (75%) siswa dengan kategori baik (B) dengan nilai-nilai rata-rata sebesar 37,2 termasuk kategori baik (B). Berdasarkan pembahasan hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kemandirian belajar pada siswa. Terbukti bahwa sebelum menggunakan layanan bimbingan kelompok memperoleh kategori sangat kurang (17%). Setelah menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siklus I pada pertemuan III memperoleh kategori kurang (23,7) dan pada siklus II pertemuan III memperoleh kategori baik (37,2). Peningkatan dari pratindakan 17,2% ke siklus II 37,2% meningkat sebesar 20%. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dapat diterima karena telah teruji kebenarannya. Merujuk pada temuan dilapangan, peneliti dapat memberikan saran kepada: 1. Kepala sekolah untuk dapat memberikan kebijakan yang mendukung pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. 2. Guru kelas dapat membantu siswa dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan kemandirian belajar dan dapat membantu meningkatkan kemandirian belajar 3. Siswa harus bisa menumbuhkan kemandirian belajar agar dapat maraih prestasi belajar yang baik.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Nama : Dra. Sumarwiyah, M.Pd, Kons
                    Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
                    Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
                    Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                    Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
                    Tanggal Deposit: 18 Feb 2014 08:41
                    Last Modified: 18 Feb 2014 08:41
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2101

                    Actions (login required)

                    View Item