Penerapan Konseling Behavior Melalui Teknik Positif Reinforcement Untuk Mengatasi Rendahnya Kreativitas Siswa Kelas Xi Tkj 2 Smk Negeri 2 Kudus

Arfianto, Adi Yulian (2017) Penerapan Konseling Behavior Melalui Teknik Positif Reinforcement Untuk Mengatasi Rendahnya Kreativitas Siswa Kelas Xi Tkj 2 Smk Negeri 2 Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal Judul) - Accepted Version
Download (1523Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (231Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (328Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (979Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (1219Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (855Kb) | Request a copy
              [img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
              Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

              Download (746Kb) | Request a copy
                [img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
                Download (727Kb)
                  [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (8Mb) | Request a copy
                    [img] Microsoft PowerPoint (Sidang) - Accepted Version
                    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                    Download (1543Kb) | Request a copy

                      Abstrak

                      Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendukung kreativitas siswa kelas XI TKJ 2 SMK Negeri 2 Kudus, 2) Mendeskripsikan penerapan konseling behavior dengan teknik positif reinforcement untuk mengatasi rendahnya kreativitas siswa kelas XI TKJ 2 SMK Negeri 2 Kudus. Kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta atau daya cipta. Selanjutnya orang yang memiliki kemampuan untuk mencipta atau daya cipta disebut sebagai orang yang kreatif. Positif reinforcement adalah memberikan penguatan yang menyenangkan setelah tingkah laku yang diinginkan ditampilkan yang bertujuan agar tingkah laku yang diinginkan cenderung akan diulang, meningkat, dan menetap di masa yang akan datang. Hipotesis penelitian ini adalah penerapan konseling behavior melalui teknik positif reinforcement dapat mengatasi rendahnya kreativitas siswa kelas XI TKJ 2 SMK Negeri 2 Kudus” Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan observasi. Subjek yang diteliti adalah anak yang memiliki gejala kreativitas rendah di kelas XI TKJ 2, yaitu RN, ARK, dan GPW. Hasil pembahasan dan analisis, dapat disimpulkan penyebab ketiga klien memiliki tingkat kreativitas rendah adalah: 1) Klien RN memiliki tingkat kreativitas rendah karena faktor eksternal yaitu keadaan ekonomi, perbedaan pemikiran, serta kurangnya toleransi antaranggota keluarga terutama kakak RN yang tidah menyukai hobi RN dalam seni teater, 2) Klien ARK memiliki tingkat kreativitas rendah karena faktor internal yaitu keadaan fisik ARK dengan muka berjerawat sehingga sampai mengalami krisis percaya diri serta kurangnya kedewasaan dalam menyikapi permasalahan, 3) Klien GPW memiliki tingkat kreativitas rendah karena faktor eksternal yaitu masalah ekonomi orang tua serta kurangnya perhatian dari keluarga. Dengan menggunakan teknik positif reinforcement dapat dikatakan bahwa RN, ARK, dan GPW telah mengalami peningkatan jumlah skor. Hal ini membuktikan bahwa dengan penerapan konseling behavior melalui teknik positif reinforcement, kreativitas mereka pun dapat meningkat. Skor RN yang semula hanya 7 meningkat menjadi 19 kemudian 30. Skor ARK yang semula hanya 7 meningkat menjadi 19 kemudian 31. Skor GPW yang semula 19 meningkat menjadi 21 kemudian 30. Berdasarkan penemuan di lapangan, peneliti dapat memberikan saran kepada : 1) Keluarga baik orang tua maupun saudara hendaknya memahami bakat dan minat yang dimiliki seseorang agar kreativitas dapat berkembang dengan baik. 2) Kepala sekolah agar memberikan ruang kreasi kepada para siswa untuk mengembangkan kreativitas mereka, 3) Konselor agar dapat lebih meningkatkan kualitas layanan-layanan bimbingan dan konseling terutama konseling individu, 4) Siswa hendaknya selalu memupuk kemampuan dan potensi sesuai bakat dan minatnya, serta 5) Peneliti diharapkan mampu menyempurnakan ilmu bimbingan dan konseling khususnya mengenai konseling behavior teknik positif reinforcement untuk mengatasi rendahnya kreativitas siswa, serta berbagai pendekatan lainnya supaya kelak apabila menangani permasalahan siswa, mampu mengatasinya dengan tepat.

                      Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                      Additional Information: Pembimbing: Drs. Sucipto, M.Pd, Kons
                      Uncontrolled Keywords: Kreativitas Siswa, Konseling Behavior melalui Teknik Positif Reinforcement
                      Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
                      Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
                      Depositing User: pustakawan umk
                      Tanggal Deposit: 04 Apr 2017 09:22
                      Last Modified: 04 Apr 2017 09:22
                      URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/6761

                      Actions (login required)

                      View Item