Mengatasi Perilaku Bullying Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Play Pada Siswa Kelas X Ips 3 Di Sma Negeri 1 Karanganyar Demak

ZULFA , HANIK (2017) Mengatasi Perilaku Bullying Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Play Pada Siswa Kelas X Ips 3 Di Sma Negeri 1 Karanganyar Demak. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (hal judul) - Accepted Version
Download (789kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (292kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (428kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (420kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (708kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (254kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (148kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (212kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (5MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan keadaan bullying dan pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik role play pada siswa kelas X IPS 3 di SMA Negeri 1 Karanganyar, 2. Mendeskripsikan layanan konseling kelompok dengan teknik role play dapat mengatasi perilaku bullying pada siswa di SMA Negeri 1 Karanganyar. Bullying merupakan suatu problem yang dampaknya harus di tanggung oleh semua pihak, baik itu si pelaku, korban, ataupun dia yang menyaksikan tindakan tersebut, bullying tindakan yang disengaja oleh si pelaku pada korbannya dan bukan sebuah kelalaian, tetapi memang benar-benar disengaja dan terjadi berulang kali, baik itu bullying fisik, sosial, verbal, ataupun cyber. Untuk dapat memberikan pemahaman mengenai perilaku bullying, peneliti berupaya untuk mengatasi perilaku bullying menggunakan layanan konseling kelompok dengan teknik role play. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Subyek yang diteliti adalah siswa kelas X IPS 3 yang banyak memounyai perilaku bullying. sedangkan pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa foto. Sehingga nantinya mendapatkan data yang lebih. akurat terhadap permasalahan subyek Hasil observasi kolaborator terhadap peneliti pada siklus I pertemuan pertama mendapatkan skor 46 kategori kurang (K), pada pertemuan kedua siklus I mendapatkan skor 48 kategori kurang (K), pada pertemuan ketiga siklus I mendapatkan skor 61 kategori baik (B). Pada siklus II pertemuan pertama peneliti mendapatkan skor 63 kategori baik (B), pada pertemuan kedua siklus II mendapatkan skor 74 kategori sangat baik (SB), pada pertemuan ketiga siklus II mendapatkan skor 80 kategori sangat baik (SB). Hasil observasi peneliti terhadap siswa dalam mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik role play adalah sebagai berikut: pada siklus I pertemuan pertama mendapatkan rata- rata skor 22,5 kategori sangat kurang (SK), pertemuan kedua siklus I mendapatkan rata-rata skor 27,3 kategori sangat kurang (SK), pertemuan ketiga mendapatkan rata-rata skor 42,2 kategori kurang (K). Siklus II pertemuan pertama siswa mendapatkan rata-rata skor 58,8 kategori baik (B), pada pertemuan kedua mendapatkan rata-rata skor 74,5 kategori sangat baik (SB), pada pertemuan ketiga siklus II siswa mendapatkan rata-rata skor 79,6 kategori sangat baik (SB). Hasil observasi peneliti terhadap perilaku bullying siswa pada siklus I pertemuan pertama siswa mendpatkan rata-rata skor 16 kategori sangat kurang (SK), pertemuan kedua siswa mendaptakan rata-rata skor 19 kategori xi (K). Pada siklus II pertemuan pertama siswa mendapatkan rata-rata skor 29,5 kategori kategori baik (B), pertemuan kedua siklus II siswa mendapatkan skor 33 kategori sangat baik (SB), pertemuan ketiga siklus II mendapatkan rata-rata skor 39,5 kategori sangat baik (SB). Simpulan hasil penelitian ini adalah teratasinya perilaku bullying menggunakan layanan konseling kelompok dengan teknik role play dapat diterima karena telah mencapai indikator keberhasilan. Saran yang peneliti sampaikan antara lain: 1. Kepala sekolah SMA N 1 Karanganyar Demak diharapkan kepala sekolah untuk memfasilitasi segala sesuatu yang berkaitan layanan yang dilakukan guru BK agar dapat meningkatkan kualitas layanan yang di berikan untuk siswa-siswi SMA N I Karanganyar Demak. 2. Guru pembimbing SMA N 1 Karanganyar Demak diharapkan guru pembimbing dapat memaksimalkan layanan konseling kelompok di sekolah, agar layanan konseling kelompok membantu siswa secara seutuhnya dalam mengatasi permasalahan yang dialami. 3. Siswa-siswi SMA N 1 Karanganyar Demak diharapkan siswa- siswi tidak memiliki perilaku bullying dan siswa mampu memiliki pergaulan yang baik. 4. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan kepada peneliti yang mempraktikkan teori-teori layanan bimbingan dan konseling khusunya konseling kelompok dengan teknik role play untuk mengatasi perilaku bullying.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1:Infah Lestari,M.Pd.,Kons
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Perilaku Bullying siswa, Layanan Konseling Kelompok, Teknik Role play
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 17 Feb 2018 04:21
Last Modified: 17 Feb 2018 04:21
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8127

Actions (login required)

View Item View Item